
{"id":91076,"date":"2025-11-26T16:35:52","date_gmt":"2025-11-26T09:35:52","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=91076"},"modified":"2025-11-26T16:35:52","modified_gmt":"2025-11-26T09:35:52","slug":"gus-yahya-resmi-dipecat-pbnu-dari-jabatan-ketua-umum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/gus-yahya-resmi-dipecat-pbnu-dari-jabatan-ketua-umum\/","title":{"rendered":"Gus Yahya Resmi Dipecat PBNU dari Jabatan Ketua Umum"},"content":{"rendered":"<p><strong>JAKARTA, fornews.co<\/strong> &#8212; Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi memberhentikan <strong>KH Yahya Cholil Staquf<\/strong> atau <strong>Gus Yahya<\/strong> dari jabatan Ketua Umum, terhitung mulai 26 November 2025 pukul 00.45 WIB.<\/p>\n<p>Keputusan ini ditetapkan melalui surat edaran Syuriyah PBNU yang ditandatangani pada 25 November 2025 oleh Wakil Rais Aam PBNU <strong>Afifuddin Muhajir<\/strong> dan Katib PBNU <strong>Ahmad Tajul Mafakhir<\/strong>.<\/p>\n<p>Dalam surat tersebut, Syuriyah menyatakan bahwa seluruh wewenang, hak tanda tangan, atribut, dan fasilitas jabatan Ketua Umum PBNU dicabut. PBNU menegaskan bahwa Gus Yahya tidak lagi berwenang bertindak atas nama organisasi.<\/p>\n<p>Keputusan ini mengacu pada rapat harian Syuriyah PBNU pada 20 November 2025.<\/p>\n<p>Syuriyah menyebut adanya pelanggaran prinsip dasar NU, terutama terkait kehadiran seorang narasumber yang dinilai memiliki keterkaitan dengan jaringan Zionis internasional dalam acara internal PBNU.<\/p>\n<p>Langkah tersebut dianggap bertentangan dengan garis perjuangan NU.<\/p>\n<p>Syuriyah sebelumnya memberi waktu tiga hari untuk mengundurkan diri, namun Gus Yahya menolak. Hal ini kemudian memicu dikeluarkannya surat pemberhentian resmi.<\/p>\n<p>Alasan Gus Yahya menolak karena tetap mempertahankan mandatnya. Ia menilai keputusan Syuriyah tidak memiliki dasar kewenangan penuh menurut AD\/ART NU dan menyatakan akan mengajukan banding ke Majelis Tahkim.<\/p>\n<p>Untuk menjaga keberlangsungan organisasi, Syuriyah mengalihkan tugas kepemimpinan kepada Rais Aam PBNU, sambil menunggu proses penyelesaian internal.<\/p>\n<p>Pemberhentian ini menandai babak baru dinamika internal PBNU, yang kini memasuki fase krusial dalam menentukan arah kepemimpinan dan konsolidasi organisasi ke depan.<\/p>\n<h6>Ikuti Berita dan Artikel lain di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqJAgKIh5DQklTRUFnTWFnd0tDbVp2Y201bGQzTXVZMjhvQUFQAQ?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\"><strong>Google News<\/strong><\/a><\/h6>\n<h6><strong>Teks: A.S. Adam <\/strong>|<strong> Editor: A.S. Adam<\/strong><br \/>\nCopyright \u00a9 Fornews.co 2016-2025. All rights reserved.<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA, fornews.co &#8212; Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi memberhentikan KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya dari jabatan Ketua Umum, terhitung mulai 26 November 2025 pukul 00.45 WIB. Keputusan ini ditetapkan melalui surat edaran Syuriyah PBNU yang ditandatangani pada 25 November 2025 oleh Wakil Rais Aam PBNU Afifuddin Muhajir dan Katib PBNU Ahmad Tajul [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":91077,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[6],"tags":[22816,29050],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2025\/11\/gus-yahya-cholil.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-nGY","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91076"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=91076"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91076\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91078,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/91076\/revisions\/91078"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/91077"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=91076"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=91076"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=91076"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}