
{"id":9169,"date":"2017-05-08T16:18:54","date_gmt":"2017-05-08T09:18:54","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=9169"},"modified":"2017-05-09T00:59:29","modified_gmt":"2017-05-08T17:59:29","slug":"dibalik-bonn-challenge-publik-jangan-terkecoh-dengan-jualan-penyelamatan-hutan-dan-gambut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/dibalik-bonn-challenge-publik-jangan-terkecoh-dengan-jualan-penyelamatan-hutan-dan-gambut\/","title":{"rendered":"Dibalik Bonn Challenge, Publik Jangan Terkecoh dengan \u2018Jualan\u2019 Penyelamatan Hutan dan Gambut"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_9170\" aria-describedby=\"caption-attachment-9170\" style=\"width: 862px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9170 size-full\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/Walhi.jpg\" alt=\"\" width=\"862\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/Walhi.jpg 862w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/Walhi-300x185.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/Walhi-768x475.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/Walhi-356x220.jpg 356w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/Walhi-696x430.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/Walhi-679x420.jpg 679w\" sizes=\"(max-width: 862px) 100vw, 862px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9170\" class=\"wp-caption-text\">(dari kiri) Direktur Eksekutif HaKI Sumsel Aidil Fitri, Yuyun Harmono, Hadi Jatmiko dan Rudiansyah (Walhi Jambi), saat menjawab pertanyaan jurnalis, Senin (08\/05)<\/figcaption><\/figure>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>PALEMBANG, fornews.co-Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamat Hutan mengajak publik untuk tidak terkecoh dengan \u2018jualan\u2019 penyelamatan hutan dan gambut, melalui donasi yang akan digalang oleh korporasi dari konsumen yang membeli produk Asian Pulp and Paper (APP), dan korporasi pembakar hutan dan pelanggar HAM.<\/p>\n<p>Perwakilan Walhi Nasional Yuyun Harmono mengungkapkan, dalam COP 21-UNFCCC Paris Desember 2015 lalu, APP berhasil melobi Bonn Challenge untuk dapat terlibat dalam agenda restorasi hutan dan lahan. \u00a0Ini merupakan bagian dari komitmen <em>private sector<\/em> yang selama ini berbisbis di industri ekstraktive terhadap perubahan iklim, penyelamatan lingkungan, menyelamatkan hutan dan gambut, serta penyelesaian konflik.<\/p>\n<p>\u201cWalhi menilai, inisiatif restorasi berbasis lanscape setidaknya di Sumsel, Riau, Jambi, Kalbar dan Kaltim, tidak lebih hanya menjadi upaya <em>green washing <\/em>dari APP dan korporasi, yang selama ini telah gagal mengelola sumber daya alam, dengan indikasi kebakaran dan bencana ekologis lainnya, konflik dan kemiskinan,\u201d ungkapnya, Senin (08\/05).<\/p>\n<p>Upaya APP yang berusaha masuk dalam panggung restorasi, jelasnya, merupakan upaya pengalihan dosa-dosa yang selama ini dilakukannya. Mereka mengabaikan begitu saja fakta-fakta kejahatan lingkungan, konflik dan berbagai pelanggaran HAM.<\/p>\n<p>\u201cDengan APP berkomitmen merestorasi 1 juta hektare \u00a0dan terlibat dalam Bonn Challenge ini, untuk meraup keuntungan yang sebesar-besarnya dari mobilisasi dana sebesar USD 100 miliar, sebagai tindak lanjut dari komitmen tersebut. APP juga ingin membersihkan nama (green washing). Padahal, belum ada langkah hukum untuk mendesak APP, tapi perusahaan ini sudah masuk dalam Bonn Challenge,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Direktur Eksekutif HaKI Sumsel Aidil Fitri menuturkan, sebenarnya tidak ada yang menolak bagi siapapun untuk melakukan restorasi. Namun, restorasi yang dilakukan oleh korporasi, bukanlah sebuah penghapusan dosa, tapi itu kewajiban.<\/p>\n<p>\u201cKarena banyak perusahaan-perusahaan yang belum membuka ke publik, mana-mana saja yang akan direstorasi. Kemudian, kalau dalam wilayah restorasi itu ada hak-hak masyarakat, maka mereka (korporasi) harus mengembalikan itu, seperti kondisi sosial masyarakatnya. Jadi, kita tegaskan bahwa restorasi itu tidak membuat tanggungjawab perusahaan secara hukum menjadi hilang,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Sementara, Direktur Eksekutif Walhi Sumsel Hadi Jatmiko menyatakan, atas dasar tersebut, pihaknya menyatakan sikap, menuntut APP dan korporasi industri ekstraktif berbasis lahan, untuk bertanggung jawab dan memulihkan hutan dan ekosistem rawa gambut yang telah mereka rusak untuk kepentingan bisnis.<\/p>\n<p>\u201cKami mendesak pemerintah segera menuntut tanggungjawab APP dan korporasi lainnya atas pelanggaran hukum, deforstasi dan asap. Memaksa korporasi untuk memulihkan hutan dan ekosistem rawa gambut yang telah mereka rusak,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Hadi menambahkan, Pemerintah juga harus segera mengambil alih kembali, lahan yang diberikan melalui perizinan dan menyerahkannya kepada rakyat, untuk dikelola secara berkeadilan dan berkelanjutan, sebagai upaya percepatan implementasi agenda Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial. (tul)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; &nbsp; PALEMBANG, fornews.co-Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamat Hutan mengajak publik untuk tidak terkecoh dengan \u2018jualan\u2019 penyelamatan hutan dan gambut, melalui donasi yang akan digalang oleh korporasi dari konsumen yang membeli produk Asian Pulp and Paper (APP), dan korporasi pembakar hutan dan pelanggar HAM. Perwakilan Walhi Nasional Yuyun Harmono mengungkapkan, dalam COP 21-UNFCCC Paris Desember 2015 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9170,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[1],"tags":[984,9,69,75,97,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/Walhi.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-2nT","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9169"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9169"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9169\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9194,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9169\/revisions\/9194"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9170"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}