
{"id":92110,"date":"2026-03-04T21:31:49","date_gmt":"2026-03-04T14:31:49","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=92110"},"modified":"2026-03-04T21:47:53","modified_gmt":"2026-03-04T14:47:53","slug":"pku-dorong-transformasi-kesejahteraan-guru-di-diy","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/pku-dorong-transformasi-kesejahteraan-guru-di-diy\/","title":{"rendered":"PKU Dorong Transformasi Kesejahteraan Guru di DIY"},"content":{"rendered":"<p><strong>JOGJA, fornews.co<\/strong> &#8212; Di tengah wacana besar tentang peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan guru menjadi satu persoalan mendasar yang kerap terpinggirkan.<\/p>\n<p>Ketika sebagian pendidik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY )masih bertahan dengan penghasilan sekitar Rp200.000 per bulan, harapan atas mutu pendidikan yang unggul terasa timpang.<\/p>\n<p>Situasi inilah yang coba dijawab oleh <strong>Lazismu<\/strong> RS <strong>PKU Muhammadiyah<\/strong> Yogyakarta melalui Program Peduli Guru tahun ajaran 2025\u20132026.<\/p>\n<p>Program tersebut menyasar 15 guru dari lima sekolah di DIY dengan dukungan rutin setiap bulan selama satu tahun.<\/p>\n<p>Penyaluran dan pembinaan digelar pada Rabu, 4 Maret 2026, menandai komitmen berkelanjutan yang tidak berhenti pada distribusi dana, tetapi juga menyentuh aspek penguatan kapasitas dan mental-spiritual penerima manfaat.<\/p>\n<figure id=\"attachment_92111\" aria-describedby=\"caption-attachment-92111\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-92111\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-A.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-A.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-A-300x210.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-A-768x538.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-A-750x525.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-92111\" class=\"wp-caption-text\">USTADZ Cahyono. (foto fornews.co\/lazismu diy)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Dana yang disalurkan bersumber dari zakat profesi dokter dan tenaga kesehatan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.<\/p>\n<p>Disebut, pada periode Syawal 1446 H hingga Rabi\u2019ul Awal 1447 H, tercatat Rp18.000.000 telah digulirkan. Selanjutnya, Rp22.500.000 ditasyarufkan untuk periode <em>Rabi\u2019ul Akhir<\/em> hingga <strong>Ramadhan 1447 H<\/strong>.<\/p>\n<p>Angka tersebut penting, namun yang lebih strategis adalah arah kebijakan filantropi yang diambil dengan menempatkan guru sebagai prioritas pemberdayaan.<\/p>\n<p><strong>Tawakal Akbar Darojad<\/strong>, selaku pengurus Lazismu RS PKU Muhammadiyah Jogja, menegaskan bahwa ketimpangan pendapatan guru menjadi pertimbangan utama.<\/p>\n<p>Ketika tenaga pendidik dipaksa berjuang memenuhi kebutuhan dasar, fokus dan profesionalisme sulit berkembang optimal.<\/p>\n<p>Dukungan zakat profesi diarahkan untuk menciptakan ruang aman agar guru dapat bekerja dengan lebih tenang dan bermartabat.<\/p>\n<p>Langkah ini memperlihatkan bagaimana solidaritas lintas profesi dapat membangun ekosistem sosial yang lebih adil.<\/p>\n<p>Dokter yang setiap hari menjaga kesehatan masyarakat, kini ikut menopang ketahanan pendidikan melalui instrumen zakat yang dikelola secara sistematis.<\/p>\n<figure id=\"attachment_92113\" aria-describedby=\"caption-attachment-92113\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-92113\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-C.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-C.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-C-300x210.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-C-768x538.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-C-750x525.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-92113\" class=\"wp-caption-text\">Tawakal Akbar Darojad, selaku pengurus Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, menegaskan bahwa ketimpangan pendapatan guru menjadi pertimbangan utama. (foto fornews.co\/lazismu diy)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ketua Lazismu DIY, <strong>Jefri Fahana<\/strong>, bersama <strong>Da\u2019i Iskandar<\/strong> yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi pendekatan yang memadukan dukungan finansial dan pembinaan.<\/p>\n<p>Skema itu dirancang agar dampak program tidak berhenti pada bantuan konsumtif, tetapi mendorong pertumbuhan daya tahan personal dan profesional para guru.<\/p>\n<p>Pembinaan psiko-spiritual disampaikan oleh <strong>Ustadz Cahyono<\/strong>, penasihat Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus Direktur SDI, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan di lingkungan rumah sakit.<\/p>\n<p>Ia mengajak para guru membaca kembali profesinya sebagai amanah peradaban tugas yang menuntut ketangguhan moral sekaligus integritas intelektual.<\/p>\n<p>Pendekatan ini memperlihatkan bahwa kesejahteraan bukan hanya perkara nominal, tetapi juga menyangkut penguatan makna dan daya juang.<\/p>\n<figure id=\"attachment_92112\" aria-describedby=\"caption-attachment-92112\" style=\"width: 1000px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-92112\" src=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-B.jpg\" alt=\"\" width=\"1000\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-B.jpg 1000w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-B-300x210.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-B-768x538.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-B-750x525.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-92112\" class=\"wp-caption-text\">ALFIS Khoirul Khisoli, S.Kom.I. M.Si (dari kiri nomor dua) tampak memberikan sambutan kepada para guru. (foto fornews.co\/lazismu diy)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Program Peduli Guru membuka refleksi lebih luas terhadap persoalan kesejahteraan pendidik tidak dapat dibebankan pada satu pihak.<\/p>\n<p>Negara, masyarakat, dan komunitas profesi perlu membangun kolaborasi yang terstruktur. Filantropi Islam melalui zakat memberi contoh bahwa instrumen keagamaan mampu menjawab problem sosial secara konkret ketika dikelola profesional dan akuntabel.<\/p>\n<p>&#8220;Ke depan, tantangannya adalah memperluas jangkauan tanpa kehilangan kualitas pendampingan,&#8221; ujar Ustadz Cahyono.<\/p>\n<p>Konsistensi pembinaan, transparansi tata kelola, serta pengukuran dampak menjadi kunci agar program ini tidak hanya menjadi intervensi jangka pendek, tetapi gerakan transformasi yang memperkuat fondasi pendidikan di DIY.<\/p>\n<p>Dari ruang praktik medis hingga ruang kelas, aliran zakat profesi dokter PKU menegaskan satu pesan penting yaitu kualitas pendidikan bertumpu pada martabat gurunya. Ketika guru dikuatkan, masa depan pun menemukan pijakannya.<\/p>\n<h6>Ikuti Berita dan Artikel lain di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqJAgKIh5DQklTRUFnTWFnd0tDbVp2Y201bGQzTXVZMjhvQUFQAQ?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\"><strong>Google News<\/strong><\/a><\/h6>\n<h6><strong>Reporter: A.S. Adam <\/strong>|<strong> Editor: A.S. Adam<\/strong><br \/>\nCopyright \u00a9 Fornews.co 2016-2026. All rights reserved.<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JOGJA, fornews.co &#8212; Di tengah wacana besar tentang peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan guru menjadi satu persoalan mendasar yang kerap terpinggirkan. Ketika sebagian pendidik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY )masih bertahan dengan penghasilan sekitar Rp200.000 per bulan, harapan atas mutu pendidikan yang unggul terasa timpang. Situasi inilah yang coba dijawab oleh Lazismu RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":92114,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[3304],"tags":[25887,14360,25893],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/03\/Lazismu-Peduli-Guru-D.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-nXE","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92110"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92110"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92110\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92118,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92110\/revisions\/92118"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92114"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}