
{"id":92788,"date":"2026-06-06T20:35:00","date_gmt":"2026-06-06T13:35:00","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=92788"},"modified":"2026-06-07T02:13:11","modified_gmt":"2026-06-06T19:13:11","slug":"respons-positif-aktivis-sumsel-soal-penangkapan-junaidi-usai-video-penganiayaan-viral-di-medsos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/respons-positif-aktivis-sumsel-soal-penangkapan-junaidi-usai-video-penganiayaan-viral-di-medsos\/","title":{"rendered":"Respons Positif Aktivis Sumsel Soal Penangkapan Junaidi, Usai Video Penganiayaan Viral di Medsos"},"content":{"rendered":"<p><strong>PALEMBANG, fornews.co &#8211;<\/strong> Gabungan sejumlah aktivis Sumsel yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Rakyat Indonesia (ALERGI), mengapresiasi Polrestabes Palembang yang telah menahan pengusaha Palembang, Junaidi alias Ajun, imbas potongan video yang viral di media sosial (medsos), yang menampilkan Ajun menganiaya seorang pemuda di Palembang, Sabtu (06\/06\/2026) sore.<\/p>\n<p>Menurut Koordinator ALERGI, Sukma Hidayat, sikap tegas Polrestabes Palembang yang menahan sosok Ajun memang pantas diberikan apresiasi.<\/p>\n<p>&#8220;Artinya Polrestabes bertindak benar, tanpa tebang pilih, tanpa memandang siapa orang tersebut, jika salah maka wajib ditindak, menganiaya seseorang jalas ada hukumnya,&#8221; ujar dia, Sabtu (6\/6\/2026).<\/p>\n<p>Peristiwa penganiayaan tersebut, kata Sukma, bisa dijadikan pelajaran bagi orang-orang yang kerap menganggap dirinya kebal hukum, apalagi menyatakan diri banyak kenal dengan aparat penegak hukum sesuai isi narasi video yang viral.<\/p>\n<p>Karena, sambung dia, Indonesia ini merupakan negara hukum, jadi jangan langsung main hakim sendiri, meski maling sekalipun bila dianiaya juga tetap ada hukumnya.<\/p>\n<p>&#8220;Jangan mentang-mentang orang berada, orang sok hebat, tidak bisa ditindak oleh aparat penegak hukum,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>&#8220;Saya mewakili rekan-rekan Aktivis yang sore Ini berkoordinasi dan mempelajari kasus tersebut, tentu kami berharap kepada penyidik harus dikenakan pasal berlapis selain pasal 262 kami berharap ditetapkan pasal 466 dan 468 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP terbaru,&#8221; imbuh dia.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, bahwa Junaidi alias Ajun, yang tercatat warga Jalan Sebatok RT 38 RW 01 Kecamatan Ilir Timur III Palembang, akhirnya dijemput polisi, anggota Polrestabes Palembang, lantaran dugaan penganiayaan terhadap Irza Prasetya, Sabtu (6\/6\/2026) di salah satu cafe di Palembang.<\/p>\n<p>Kejadian penganiayaan yang dilakukan Direktur Utama PT Catur Putra Manggala, terhadap korban terjadi di kantornya, di Jalan Noerdin Pandji, Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarame Palembang, Senin (1\/6\/2026) awal pekan kemarin.<\/p>\n<p>Nah dalam video tersebut, terlihat Ajun yang lagi kesal melakukan penganiayaan dengan memukuli tubuh korban berkali-kali, menggunakan kayu berukuran panjang.<\/p>\n<p>Sebelum penangkapan pengusaha galian C tersebut, Junaidi didampingi Kuasa Hukumnya, Benny Murdani, SH, MH menggelar konferensi pers, untuk meluruskan beredarnya video yang viral di medsos yang memicu beragam penafsiran di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPotongan video yang beredar itu tidak menggambarkan peristiwa secara utuh, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman terhadap kliennya,\u201d kata Benny Murdani kepada awak media, Sabtu (6\/6\/2026).<\/p>\n<p>Benny mengungkapkan, justru kliennya sudah lebih dahulu membuat laporan polisi di Polsek Sukarami terkait dugaan penggelapan mobil miliknya.<\/p>\n<p>\u201cPerlu kami luruskan, narasi yang berkembang di media sosial seolah-olah klien kami adalah pihak yang melakukan penganiayaan tanpa sebab. Faktanya, peristiwa ini berawal dari dugaan penggelapan mobil yang telah kami laporkan ke Polsek Sukarame,\u201d ungkap dia.<\/p>\n<p>Kejadian itu, jelas Benny, bermula saat pelaku melamar pekerjaan sebagai sopir di PT Catur Putra Manggala dan kemudian diterima bekerja. Dalam hubungan kerja itu, sambung dia, kliennya Ajun memberi kepercayaan kepada pelaku Irza berupa kunci kendaraan serta uang operasional untuk bahan bakar.<\/p>\n<p>\u201cNamun, kendaraan itu diduga tidak dikembalikan, justru dibawa pergi tanpa izin. Mobil itu kemudian ditemukan di kawasan Desa Langkan, Kabupaten Banyuasin, melalui sistem pelacakan GPS,\u201d jelas dia.<\/p>\n<p>Benny menambahkan, setelah mengetahui kendaraan perusahaan dibawa kabur, kliennya sempat terpancing emosi. Hingga terjadi tindakan spontan yang berujung pada pemukulan terhadap terduga pelaku.<\/p>\n<p>\u201cTindakan itu bukan perbuatan yang direncanakan, namun reaksi sesaat akibat tekanan emosional setelah merasa dirugikan. Itu murni reaksi sesaat karena emosi,\u201d tandas dia. (aha)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211; Gabungan sejumlah aktivis Sumsel yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Rakyat Indonesia (ALERGI), mengapresiasi Polrestabes Palembang yang telah menahan pengusaha Palembang, Junaidi alias Ajun, imbas potongan video yang viral di media sosial (medsos), yang menampilkan Ajun menganiaya seorang pemuda di Palembang, Sabtu (06\/06\/2026) sore. Menurut Koordinator ALERGI, Sukma Hidayat, sikap tegas Polrestabes Palembang yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":92789,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[16],"tags":[29694,22315,10935,15084,13306,29693],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/06\/IMG_20260607_020237.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-o8A","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92788"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92788"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92788\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92791,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92788\/revisions\/92791"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92789"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92788"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92788"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92788"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}