
{"id":92966,"date":"2026-07-05T07:39:44","date_gmt":"2026-07-05T00:39:44","guid":{"rendered":"https:\/\/fornews.co\/news\/?p=92966"},"modified":"2026-07-06T07:45:24","modified_gmt":"2026-07-06T00:45:24","slug":"golden-ticket-jikf-2026-buka-jalan-pelayang-daerah-ke-panggung-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/golden-ticket-jikf-2026-buka-jalan-pelayang-daerah-ke-panggung-internasional\/","title":{"rendered":"Golden Ticket JIKF 2026 Buka Jalan Pelayang Daerah ke Panggung Internasional"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><strong>JOGJA, fornews.co<\/strong> \u2013 Melalui Golden Ticket Selection, Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 memberi kesempatan bagi pelayang daerah tampil pada kompetisi nasional dalam festival layang-layang internasional.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Seleksi perdana yang digelar di Lapangan Tayuban, Banaran, Galur, Kulon Progo pada Sabtu, 4 Juli, menjadi pembuka rangkaian JIKF 2026 sebelum puncak acara berlangsung di Pantai Parangkusumo, Bantul, pada 11\u201312 Juli mendatang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Tak hanya diikuti komunitas layang-layang dari Daerah Istimewa Jogjakarta\u00a0 dan sejumlah daerah lain, kegiatan ini juga diramaikan kehadiran 35 pelayang dari 17 negara.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sebanyak 17 karya dipertandingkan pada hari pertama, terdiri atas 11 layang-layang kategori tradisional dan enam kategori kreasi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Beragam karya bercorak budaya Nusantara menghiasi langit Banaran, mulai dari Mandala Berwarna, Batik Ing Ngayogya, Kembang Lintang, hingga Punokawan Gank.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Di kategori kreasi, peserta menampilkan desain inovatif seperti Anoman, Drum, Dasamuka 2D, Burung Bido, Wheel Kite, dan Kencana Langit.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ketua Panitia JIKF 2026, Anang Sarjiyanto, menyebut Golden Ticket Selection bukan hanya perlombaan, namun menjadi bagian dari pembinaan komunitas layang-layang agar pelayang daerah memiliki kesempatan yang sama untuk tampil di level lebih tinggi.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Melalui Golden Ticket Selection kami ingin memberikan kesempatan kepada pelayang daerah untuk bertanding di tingkat nasional. Harapannya mereka semakin percaya diri, terus berkembang, dan mampu bersaing hingga level internasional,&#8221; ujar Anang.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, seleksi daerah juga menjadi sarana regenerasi komunitas sekaligus memperkenalkan standar kompetisi nasional kepada para pelayang lokal. Dengan begitu, kualitas karya maupun kemampuan peserta diharapkan terus meningkat dari tahun ke tahun.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Proses penjurian dilakukan melalui dua tahapan, yakni penilaian konstruksi di darat dan performa saat layang-layang diterbangkan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Dewan juri menilai kualitas rangka, tingkat kesulitan pembuatan, komposisi warna, kestabilan terbang, karakter suara, hingga kesesuaian desain dengan tema yang diangkat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Penyelenggara menegaskan, melalui Golden Ticket Selection JIKF 2026, festival layang-layang tidak hanya tontonan tetapi menjadi ruang pembinaan pelayang daerah, pelestarian budaya, promosi pariwisata, hingga diplomasi budaya yang mempertemukan komunitas layang-layang Indonesia dengan dunia.<\/p>\n<h6>Ikuti Berita dan Artikel lain di <a href=\"https:\/\/news.google.com\/publications\/CAAqJAgKIh5DQklTRUFnTWFnd0tDbVp2Y201bGQzTXVZMjhvQUFQAQ?hl=id&amp;gl=ID&amp;ceid=ID%3Aid\"><strong>Google News<\/strong><\/a><\/h6>\n<h6><strong>Reporter: A.S. Adam | Editor: A.S. Adam<\/strong><br \/>\nCopyright \u00a9 Fornews.co 2016-2026. All rights reserved.<\/h6>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JOGJA, fornews.co \u2013 Melalui Golden Ticket Selection, Jogja International Kite Festival (JIKF) 2026 memberi kesempatan bagi pelayang daerah tampil pada kompetisi nasional dalam festival layang-layang internasional. Seleksi perdana yang digelar di Lapangan Tayuban, Banaran, Galur, Kulon Progo pada Sabtu, 4 Juli, menjadi pembuka rangkaian JIKF 2026 sebelum puncak acara berlangsung di Pantai Parangkusumo, Bantul, pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":92967,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[638],"tags":[28762,27962,29750,29755],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2026\/07\/20260706_073400.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-obs","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92966"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=92966"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92966\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92968,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/92966\/revisions\/92968"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/92967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=92966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=92966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=92966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}