
{"id":9445,"date":"2017-05-18T16:26:05","date_gmt":"2017-05-18T09:26:05","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=9445"},"modified":"2017-05-18T18:24:51","modified_gmt":"2017-05-18T11:24:51","slug":"melawan-hoax-menjaga-hati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/melawan-hoax-menjaga-hati\/","title":{"rendered":"Melawan HOAX, Menjaga Hati"},"content":{"rendered":"<p>Oleh\u00a0<img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-9446 alignleft\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/muimin-talbase.jpg\" alt=\"\" width=\"166\" height=\"296\" \/><strong>Muaimin Talbase, S.Pd<\/strong><\/p>\n<p>Dunia maya kita sedang dilanda penyakit hati. Sampah informasi bertebaran secara masif tanpa verifikasi dan konfirmasi.\u00a0<a href=\"http:\/\/news.liputan6.com\/read\/2851217\/cara-pemerintah-tangkal-hoax\"><em>Hoax<\/em><\/a>, sas-sus, fitnah, dan hujatan bersahut-sahutan tiada henti. Informasi sumir yang sudah usang datang silih berganti. Penyakit ini kini mewabah nyaris tak terperi. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, pada akhir 2016 terdapat sedikitnya 800 situs yang diduga menjadi produsen virus\u00a0<em><a href=\"http:\/\/news.liputan6.com\/read\/2851229\/teten-masduki-harap-media-sosial-atur-berita-hoax\">hoax<\/a><\/em><em>, <\/em>berita palsu, dan ujaran benci yangtersebar melalui Facebook, Twitter, hingga grup-grup Whatsapp, virus itu langsung menyerang otak mengoyak nalar insani. Bila terpapar virus ini, orang akan mengalami skizofrenia informasi yang berujung lunturnya nurani. Hilang kebijaksanaan akal dan keluhuran budi.<\/p>\n<p>Padahal akal dan budi adalah penentu seseorang untuk mampu tegak dalam jalur kemuliaan ataukah terjerembab dalam kemudaratan. Makanya, penyakit hati sering disebut biang segala masalah karena bisa saja orang yang tadinya cerdas jadi tampak beringas, orang berilmu terjebak saling berseteru, dan orang berbudi dicaci-maki.<\/p>\n<p>Semua itu karena jempol tangan bergerak tanpa kendali dan mengamini setiap info tanpa verifikasi, lalu menyebarkannya seolah semua orang peduli. Hal demikian bukan saja menghancurkan persahabatan tapi juga memundurkan peradaban.<\/p>\n<p>Sayangnya, kondisi begini terjadi tanpa disadari. Persis ungkapan tokoh sufi Imam Al Ghazali, &#8220;Penyakit hati itu laksana belang di wajah seseorang yang tak punya cermin. Jika diberitahu orang lain pun, mungkin ia tak mempercayainya.&#8221;<\/p>\n<p>Memang pada suasana batin tertentu, kebenaran tak lagi jadi penentu. Sebaliknya, segala alasan dicari untuk membenarkan tindakan yang telanjur salah. Nah, dalam kondisi begini, marilah mengingat sebuah kisah hikmah. Iblis yang \u00a0awalnya dikenal sebagai makhluk yang paling hebat beribadah, tapi justru dilaknat oleh Tuhan Sang Pemberi Berkah. Sebabnya satu saja, hati iblis diliputi penyakit bernama sombong: merasa lebih mulia daripada Adam.<\/p>\n<p>Dalam kajian semantik, sombong didefinisikan menolak kebenaran dan meremehkan orang (Al-kibru batharul haqqi wa ghamtun naas). Semoga kita terhindar dari perilaku iblis yang sok suci.<\/p>\n<p>Kita \u00a0sesungguhnya bersaudara. Saling terkait dalam tubuh seperti hubungan kaki, tangan, kepala, dan anggota badan lainnya. Jika salah satunya sakit, yang lain turut merasakannya. Karena itu, marilah berlatih empati agar selalu ingat pada keadilan Ilahi. Sesama saudara, janganlah mencaci jika tak ingin dibenci. Jangan pula memfitnah karena bakal terkena tulah. Bersikaplah bijak agar sadar di mana tempat berpijak.<\/p>\n<p>Apalagi pada zaman digital, persaingan global makin bersifat total. Jika ingin jadi bangsa handal, tidak ada pilihan kecuali meningkatkan kualitas diri secara optimal. Jadikan air bah informasi sebagai modal produktif menuju level lebih tinggi. Manfaatkan jejaring sosial untuk bersinergi meningkatkan produktivitas dan mencapai kesejahteraan bersama. Jangan puas hanya menjadi generasi pemangsa berita bohong, penyantap kabar burung, atau penikmat konten negatif lainnya. Mari cerdas membagi informasi, jangan asal share.<\/p>\n<p>(penulis: Mahasiswa Pascasarjana UPGRI Palembang)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh\u00a0Muaimin Talbase, S.Pd Dunia maya kita sedang dilanda penyakit hati. Sampah informasi bertebaran secara masif tanpa verifikasi dan konfirmasi.\u00a0Hoax, sas-sus, fitnah, dan hujatan bersahut-sahutan tiada henti. Informasi sumir yang sudah usang datang silih berganti. Penyakit ini kini mewabah nyaris tak terperi. Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, pada akhir 2016 terdapat sedikitnya 800 situs yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":9446,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[19],"tags":[9],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/muimin-talbase.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-2sl","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9445"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9445"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9445\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9450,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9445\/revisions\/9450"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9445"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9445"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9445"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}