
{"id":9501,"date":"2017-05-19T22:39:12","date_gmt":"2017-05-19T15:39:12","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=9501"},"modified":"2017-05-19T22:39:12","modified_gmt":"2017-05-19T15:39:12","slug":"ramadhan-dan-idul-fitri-momentum-evaluasi-lonjakan-harga-kebutuhan-pokok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/ramadhan-dan-idul-fitri-momentum-evaluasi-lonjakan-harga-kebutuhan-pokok\/","title":{"rendered":"Ramadhan dan Idul Fitri, Momentum Evaluasi Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_9502\" aria-describedby=\"caption-attachment-9502\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9502 size-large\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR-1024x768.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"480\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR-300x225.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR-768x576.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR-80x60.jpg 80w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR-265x198.jpg 265w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR-696x522.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR-1068x801.jpg 1068w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR-560x420.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9502\" class=\"wp-caption-text\">Plt Sekda Sumsel, sekaligus Ketua TPID Provinsi Sumsel, Joko Imam Sentosa, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Rudi Khairudin, Launching Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) dan Early Warning System (EWS),\u00a0di Hotel Novotel Palembang, Jumat (19\/05).<\/figcaption><\/figure>\n<p>PALEMBANG, fornews.co &#8211;\u00a0Bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri atau hari besar lainnya, selalu saja menjadi momentum yang paling diantisipasi oleh banyak pihak terutama pemerintah akan kenaikan harga kebutuhan pokok.<\/p>\n<p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten\/Kota dan Instansi lainnya, menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah (H), menggelar rapat koordinasi wilayah dan <em>Capacity Building<\/em> atau <em>High Level Meeting<\/em> TPID Provinsi Sumsel, di Hotel Novotel Palembang, Jumat (19\/05). Hal ini, untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pangan melonjak tinggi.<\/p>\n<p>Pelaksana tugas (Plt) Sekda Sumsel, sekaligus Ketua TPID Provinsi Sumsel, Joko Imam Sentosa mengatakan, keterjangkauan harga bagi masyarakat merupakan hal terpenting dalam ekonomi suatu wilayah. Untuk mencapai harga maka dibutuhkan upaya untuk menjaga inflasi Sumsel, agar rendah dan stabil.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, katanya, perlu adanya peningkatan produktivitas pertanian yang didukung infrastruktur pertanian yang baik, kemudian dibutuhkan ketersedian infrastruktur yang memadai untuk proses distribusi dan tata niaga perdagangan pangan di daerah pun masih perlu perbaikan. Mengingat, tidak tersedianya informasi terkait jalur distribusi dan komoditas pangan disetiap kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>Ia menilai, harga bahan pangan di bulan Ramadhan kerap meningkat dibandingkan bulan-bulan lainya. &#8220;Untuk itu, TPID perlu melakukan identifikasi penyebab kenaikan harga tersebut. Lebih lagi, TPID juga perlu melakukan upaya agar tidak terjadi kenaikan harga dari sisi penawaran maupun permintaan,&#8221; ujar Joko.<\/p>\n<p>Joko mengharapkan, pertemuan kali ini dapat disampaikan kegiatan-kegiatan TPID yang sudah dilakukan maupun permasalahan yang terjadi di lapangan maupun di daerah (kabupaten\/kota). &#8220;Sehingga menghasilkan solusi untuk mencapai keterjangkauan harga komoditas pangan untuk diterapkan dalam kegiatan-kegiatan TPID di tahun 2017 menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,&#8221; imbaunya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel, Rudi Khairudin mengatakan, menjaga stabilitas harga merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku usaha, dan segenap komponen masyarakat. &#8220;Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi terutama menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, yang historis mengalami tekanan inflasi dibandingkan dengan periode lainnya,&#8221; katanya pula.<\/p>\n<p>Salah satu upaya yang dilakukan, sambung Rudi, mengantisipasi kenaikan harga yang terjadi karena meningkatnya permintaan menjelang bulan Ramdhan dan Idul Fitri sebagaiman yang dilakukan pada Rakor kali ini. Secara historis inflasi menjelang empat tahun terakhir tercatat sebesar 1,06% (mtm). &#8220;Adapun komoditas yang rutin menyumbang inflasi di periode tersebut adalah daging ayam, bawang merah, angkutan udara dan dalam kota serta cabai merah,&#8221; terannya.<\/p>\n<p>Di samping itu, beberapa kegiatan yang sudah dilakukan dalam mengantisipasi kenaikan harga selama Ramadhan di 2016 adalah inpeksi mendadak (sidak) pasar, pasar murah, operasi pasar, penayangan iklan layanan masyarakat dan talkshow imbauan kepada masyarakat untuk berbelanja bijak.<\/p>\n<p>&#8220;Ke depan, kami berharap agar koordinasi yang telah berjalan dengan baik ini dapat terus kita tingkatkan,&#8221; tandasnya. Pada kesempatan ini, dilakukan Launching Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) dan Early Warning System (EWS). (ibr)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; PALEMBANG, fornews.co &#8211;\u00a0Bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri atau hari besar lainnya, selalu saja menjadi momentum yang paling diantisipasi oleh banyak pihak terutama pemerintah akan kenaikan harga kebutuhan pokok. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten\/Kota dan Instansi lainnya, menjelang Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah (H), menggelar rapat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":9502,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[48],"tags":[9,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/05\/IMG_20170519_154026_HDR.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-2tf","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9501"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9501"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9501\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9503,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9501\/revisions\/9503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9502"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}