
{"id":9781,"date":"2017-06-01T01:35:52","date_gmt":"2017-05-31T18:35:52","guid":{"rendered":"http:\/\/fornews.co\/news\/?p=9781"},"modified":"2017-06-01T01:35:52","modified_gmt":"2017-05-31T18:35:52","slug":"bukan-tentang-figur-tapi-apa-ide-gagasan-untuk-jawab-tantangan-sumsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fornews.co\/news\/bukan-tentang-figur-tapi-apa-ide-gagasan-untuk-jawab-tantangan-sumsel\/","title":{"rendered":"Bukan Tentang Figur, tapi Apa Ide &#8211; Gagasan untuk Jawab Tantangan Sumsel"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_9782\" aria-describedby=\"caption-attachment-9782\" style=\"width: 1029px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-9782 size-full\" src=\"http:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/06\/Agung-Firman-Sampurna.jpg\" alt=\"\" width=\"1029\" height=\"628\" srcset=\"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/06\/Agung-Firman-Sampurna.jpg 1029w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/06\/Agung-Firman-Sampurna-300x183.jpg 300w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/06\/Agung-Firman-Sampurna-768x469.jpg 768w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/06\/Agung-Firman-Sampurna-1024x625.jpg 1024w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/06\/Agung-Firman-Sampurna-696x425.jpg 696w, https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/06\/Agung-Firman-Sampurna-688x420.jpg 688w\" sizes=\"(max-width: 1029px) 100vw, 1029px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9782\" class=\"wp-caption-text\">Dr Agung Firman Sampurna,SE,MSi, bersama HM Giri Ramanda, saat berbicara tentang apa yang harus dilakukan pemimpin Sumsel kedepan.<\/figcaption><\/figure>\n<p>JAKARTA, fornews.co-Jelang berakhirnya kepemimpinan Alex Noerdin pada 2018 mendatang, publik Sumsel mulai ramai mencermati siapa saja tokoh-tokoh yang pantas menjadi suksesor sang gubernur.<\/p>\n<p>Dari semua yang telah dikerjakan Alex Noerdin, tentu masyarakat banyak berharap ada hal yang berbeda, yang harus dilakukan pemimpin Sumsel berikutnya. Mau \u00a0seperti apa, dan dibawa kemana wajah Sumsel yang akan datang.<\/p>\n<p>\u201cFokus yang harus dilakukan kedepan adalah aspek tata kelola pemerintahan yang akuntabel, kompeten dan memberikan ruang untuk itu. Kemudian perencanaan yang baik. Program strategis harus terukur, tak harus populis yang kemudian berbiaya besar. Seperti sekolah dan kesehatan gratis, itu memang bagus, tapi akan lebih baik jika pemberlakuan tarif yang terjangkau dan pelayanan baik. Akan jauh lebih edukatif daripada gratis,\u201d terang satu tokoh Sumsel Dr Agung Firman Sampurna,SE,MSi, saat diajak berbicara tentang pemimpin Sumsel ke depan.<\/p>\n<p>Alumni Fakultas Ekonomi Unsri itu mengungkapkan, dari semua pekerjaan yang telah dilakukan untuk Sumsel, tidak langsung menjadi jaminan yang berimbas pada perekonomian positif terhadap masyarakat. Lihat saja, usai SEA Games 2011 lalu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumsel tdak ada peningkatan. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) 2013, PDRB di Sumsel masih di bawah angka rata-rata nasional yang mencapai Rp34,1 juta.<\/p>\n<p>\u201cSumsel PDRB-nya hanya Rp30,6 juta. Ini sebagai gambaran, masih ada yang harus di evaluasi. Membangun infrastruktur bagus, ikut penyelenggaraan even nasional dan internasional juga baik apalagi ada imbas pembangunan (infratsruktur), tapi mendorong produksi nasional atau daerah yang riil baik dalam konteks industri dan perdagangan termasuk pertanian yang memang telah meningkat, harus jadi catatan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Cukup wajar jika Agung berasumsi demikian. Karena, sebagai Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, tentu Agung terus memantau bagaimana dan sudah sejauh mana kemajuan daerahnya, berdampak pada masyarakat. Pria kelahiran 19 November 1971 itu menilai, perlambatan perekonomian di Sumsel sudah terlihat sejak 2010.<\/p>\n<p>\u201cMakanya, siapa pun kepala daerah terpilih dalam suksesi 2018 nanti, harus melakukan pembenahan. Sekarang kita bukan membicarakan siapa figur atau calonnya. Tapi, bagaimana ide dan gagasan yang bisa menjawab tantangan untuk membangun Sumsel kedepan. Tak cukup hanya memasang gambar-gambar (foto) besar di jalan, namun apa ide untuk Sumsel itu,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Sebagai orang daerah yang punya ikatan emosional dan historis dengan Sumsel, Agung berharap, ada figur-figur yang sudah punya gagasan-gagasan besar terhadap perubahan untuk Sumsel. \u201cSumsel sudah waktunya dipimpin anak muda yang memiliki kompetensi, serius dan memiliki gagasan itu,\u201d tukasnya.<\/p>\n<p>Dari pengamatan Agung, sebagai tuan rumah Asian Games 2018, saat ini Sumsel terus melakukan berbagai pembangunan. Palembang lagi merampungkan pengerjaan Light Rapid Transit (LRT); pembangunan venue tambahan dan perbaikan untuk even olahraga di Jakabaring Sport City (JSC), hotel dan lain sebagainya. Nah, dari semua pembangunan itu, sebaiknya tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tapi swasta juga harus melihat potensi besar di Sumsel.<\/p>\n<p>\u201cSaya bangga Palembang menjadi tuan rumah Asian Games bersama DKI Jakarta. Saat ini, yang terpenting adalah pemerintah pusat dan daerah harus bersama-sama memberikan dukungan agar penyelenggaraan berjalan sukses. Kita juga berharap atlet Indonesia yang tampil memberikan prestasi terbaiknya,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dari semua hal tersebut, Agung justru mencermati tentang ide dan gagasan pembangunan Sumsel ke depan, saat berbicara bersama HM Giri Ramanda, yang merupakan Ketua DPRD Sumsel. \u201cDalam kepemimpinan, yang penting adalah ide dan gagasan. Mau dibawa kemana dan bagaimana caranya. Giri orangnya sederhana dan tahu caranya untuk memajukan Sumsel. Ini bukan karena kami pernah sama-sama dari UI (Universitas Indonesia). Tapi, dalam perbincangan dengan dia (Giri), saya menilai seharusnya ide-ide dari dia bisa diterapkan untuk Sumsel,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>\u201cSaya contohkan untuk hal yang kecil, ada satu di Puskesmas di kawasan Tebet, yang memiliki layanan setingkat rumah sakit. Dengan harga obat terjangkau, layanan baik dan dokter kompeten. Nah, erobosan seperti ini yang dibutuhkan pemerintah Sumsel,\u201d tambahnya lagi.<\/p>\n<p>Sementara, Giri Ramanda menuturkan, bahwa selama berdiskusi dengan Agung Firman Sampurna, mereka memiliki banyak persamaan pemikiran untuk membangunan Sumsel yang memang belum dilaksanakan. Sekarang, memang sudah saatnya mencari sektor lain, untuk menyelesaikan masalah-masalah daerah, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena, selama ini, Sumsel hanya bergantung pada hasil bumi. Ketika hasil minyak bumi menurun, maka kita kehilangan kemampuan untuk melakukan pembiayaan atau stimulus. \u201cMisal, batubara itu seharusnya jangan lagi dibawa keluar Sumsel. Bangunlah industri besar yang letaknya berdampingan di wilayah batubara tersebut. Hal ini bisa mendorong pembangunan hilirasasi industri lain,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Politisi PDI Perjuangan itu meneruskan, masih banyak pekerjaan tumah yang harus dilakukan, seperti pengerjaan pembangunan infrastruktur yang masif, memuaskan pelayanan masyarakat yang tidak hanya gratis, tapi lebih berkualitas. \u201cSekarang begini, untuk apa kita punya <em>software <\/em>dan <em>hardware <\/em>yang bagus, namun <em>input<\/em> tidak bagus. Kemudian, selama ini yang menjadi masalah adalah jalan rusak, sedangkan kedepan Sumsel sangat banyak dilewati kendaraan. Makanya pekerjaan rumah itu ya infrastruktur,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Giri juga menegaskan, aspek primordial atau kesukuan di Sumsel itu masih tinggi, \u00a0begitu juga dengan politik transaksional. \u201cKami sudah melakukan survey beberapa waktu lalu, ada 40% masyarakat memilih itu karena kesukuan, bukan karena tokoh itu akan memberikan efek positif. Kemudian, 30% masyarakat itu memilih lantaran dibayar. Padahal, seharusnya, masyarakat atau pemilih itu berfikir apa manfaat yang diberikan calon untuk mereka jika memilih calon tersebut,\u201d tandasnya. (tul)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; JAKARTA, fornews.co-Jelang berakhirnya kepemimpinan Alex Noerdin pada 2018 mendatang, publik Sumsel mulai ramai mencermati siapa saja tokoh-tokoh yang pantas menjadi suksesor sang gubernur. Dari semua yang telah dikerjakan Alex Noerdin, tentu masyarakat banyak berharap ada hal yang berbeda, yang harus dilakukan pemimpin Sumsel berikutnya. Mau \u00a0seperti apa, dan dibawa kemana wajah Sumsel yang akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":9782,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"spay_email":""},"categories":[6],"tags":[9,75,1362,24,59],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/fornews.co\/news\/inline\/2017\/06\/Agung-Firman-Sampurna.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/p8t7XB-2xL","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9781"}],"collection":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9781"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9781\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9783,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9781\/revisions\/9783"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9782"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fornews.co\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}