SEKAYU, fornews.co – Jajaran pimpinan Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) melakukan audiensi dengan Bupati Muba H Dodi Reza Alex, Selasa (22/10). Pihak Polsri berkeinginan mengembangkan pendidikan advokasi yang mengedepankan bidang energi yang membuka industri kedepannya.
Adapun pihak Polsri yang hadir Direktur Ahmad Taqwa, Pembantu Direktur IV, Staf Ahli Direktur Bidang Pemerintahan, Ketua Jurusan Teknik Sipil, Ketua Jurusan Teknik Kimia dan Dosen Teknik Sipil.
“Dari informasi yang kami dapat, Kabupaten Muba memiliki SDA yang melimpah, termasuk disini di bidang energi. Maka dari itu kami berkeinginan membuka program studi Pengolahan Migas di Muba, karena disini sudah punya SDA yang luar biasa. Energi yang ada jangan dijadikan BBM, tapi diolah dengan teknologi menjadi produk yang bisa berharga 10 kali lipat dari BBM. Kalau untuk BBM kita gunakan energi terbarukan saja,” ujar Taqwa saat audiensi di Ruang Rapat Bupati Muba.
Menanggapi paparan tersebut, Bupati Muba H Dodi Reza Alex menyambut baik dan siap bersinergi dengan pihak Polsri. Dodi pun sangat terbuka dan mengajak Polsri bergabung untuk mengedepankan dunia pendidikan di Kabupaten Muba.
“Ayo kita kerja sama, tinggal dikoordinasikan lagi apa yang mesti kita kerjakan disini. Untuk semua bidang kerja sama saya buka option. Di Kabupaten Muba harus jadi bagian kampus utama Polsri, jadikan disini laboratorium besar, termasuk pengembangan energi terbarukan. Jadi kita akan fokus jadikan Muba bukan hanya kota olahraga tapi juga kota pendidikan dengan segala resource yang ada dan banyak yang bisa di eksplore,” kata Dodi.
Dodi menerangkan, untuk bahan baku pengembangan energi terbarukan, dari Muba sendiri siap bahan bakunya. Dengan luas perkebunan yang cukup besar apalagi perkebunan kelapa sawit sebagai percontohan program replanting/peremajaan sawit rakyat oleh Presiden di tahun 2017.
“Terpenting disini komitmen kami Pemkab Muba membangun daerah dengan tetap menjaga green growth. Jadi soal energi terbarukan kita bisa masuk. Kemudian bicara potensi SDA Muba, baru saja di Muba ditemukan cadangan gas terbesar nomor empat di dunia. Nah ini menjadi aset yang tentunya harus dikelola oleh SDM yang mumpuni, maka tepat sekali kalau pihak Polsri mengajak sinergi,” pungkasnya. (ije)
















