FORNEWS.CO
  • Metro Sumsel
    • Metropolis
  • Nasional
    • Internasional
  • Ekobis
  • Politik
  • Sport
    • All
    • Asian Games 2018
    • Babel Muba United
    • Ragam Sport
    • Sepak Bola
    • Sriwijaya FC
    Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto. (fornews.co/foto: ist)

    Ini Daftar 28 Pemain Timnas U-20 yang Dipanggil Nova Arianto Ikuti TC Surabaya

    Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho dan Advokat, Kurator & Pengurus dari DR Hukum & CO, Adv. Hengki, SH, MH. (fornews.co/ist)

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho Diharap Mampu Kolaborasikan Penegak Hukum dan Elemen Masyarakat

    Ilustrasi PSSI. (fornews.co/pssi.org)

    Viralnya Sejumlah Insiden di Putaran Provinsi Liga 4, Bikin PSSI Langsung Gelar Rapat Darurat

    Asisten pelatih Timnas Indonesia, Cesar Meylan. (fornews.co/ist)

    Profil Cesar Meylan, Ilmuwan Olahraga Pendamping John Herdman sebagai Asisten Pelatih Timnas

    John Herdman resmi menjadi Head Coach Timnas Indonesia, Sabtu (3/1/2026). (fornews.co/ist)

    Profil John Herdman, Pelatih Asal Inggris yang Resmi Jabat Head Coach Timnas Indonesia

    Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto saat melakukan seleksi Timnas U-20 di Lapangan Garudayaksa Football Academy, Kabupaten Bekasi, beberapa hari lalu. (fornews.co/ist)

    Seleksi Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto Incar Pemain yang Mampu Bermain secara Gameplay

    • Sepak Bola
    • Sriwijaya FC
    • Ragam Sport
  • COVID-19
  • FornewsTv
  • Lain-lain
    • All
    • Advertorial
    • Berita Foto
    • Feature
    • Gaya Hidup
    • Hukum dan Kriminal
    • Kesehatan
    • Opini
    • Peristiwa
    GURU Besar Universitas Indonesia (UI), Rose Mini Agoes Salim dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi di Jakarta, Selasa, 17 Maret. (foto fornews.co/komdigi)

    Melindungi Anak di Era Digital, Siapkah Orang Tua Berubah?

    ILUSTRASI. (foto fornews.co)

    Begini Risiko Nyata Gawai bagi Otak dan Tubuh Anak

    WAKIL Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, memimpin upacara peringatan Hari Bakti Rimbawan 2026 di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026. (foto fornews.co/kemenhut)

    Hari Bakti Rimbawan 2026, Kemenhut Komitmen Kelola Hutan Indonesia

    KOORDINATOR KontraS, Dimas Bagus Arya, bersama sejumlah tokoh dan aktivis memberikan keterangan pasca penyiraman air keras yang dialami Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus di Jakarta, Jum'at, 13 Maret 2026. (foto fornews.co/hfw)

    Serangan terhadap Aktivis KontraS Menggugat Masa Depan Demokrasi

    ADJIB HAMZAH. (foto fornews.co/majalah serat)

    Sastrawan Malioboro Lahir di Bawah Patung Pak Dirman

    MENTERI Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan kesiapan Kementerian Pariwisata untuk mendukung penyelenggaraan A-STREAM Open Water Swimming Series dan 12th Asian Open Water Swimming Championships 2026 yang akan digelar oleh PB Akuatik Indonesia, dalam pertemuan di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Jumat (13/3/2026). (foto fornews.co/)

    Kemenpar Siap Mendukung Event Renang Internasional di Bali

    • Hukum
    • Peristiwa
    • Opini
    • Pariwisata
    • Gaya Hidup
      • Budaya
      • Teknologi
    • Advertorial
      • Profil
      • Galeri
    • Berita Foto
No Result
View All Result
FORNEWS.CO
Rabu, 25 Maret 2026
No Result
View All Result
FORNEWS.CO
No Result
View All Result
Home Lain-lain Hukum dan Kriminal

Serangan terhadap Aktivis KontraS Menggugat Masa Depan Demokrasi

Andrie aktif menyoroti isu militer dan mengajukan pengujian hukum terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tentara Nasional Indonesia ke Mahkamah Konstitusi

Senin, 16 Maret 2026 | 17:56
A A
KOORDINATOR KontraS, Dimas Bagus Arya, bersama sejumlah tokoh dan aktivis memberikan keterangan pasca penyiraman air keras yang dialami Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus di Jakarta, Jum'at, 13 Maret 2026. (foto fornews.co/hfw)

KOORDINATOR KontraS, Dimas Bagus Arya, bersama sejumlah tokoh dan aktivis memberikan keterangan pasca penyiraman air keras yang dialami Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus di Jakarta, Jum'at, 13 Maret 2026. (foto fornews.co/hfw)

JAKARTA, fornews.co — Video penyerangan air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS), viral.

Penyerangan itu tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi memunculkan pertanyaan besar tentang arah demokrasi Indonesia dan keselamatan warga yang memilih berdiri di garis depan advokasi hak asasi manusia.

Dilansir dari hukumonline.com Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya menegaskan bahwa intimidasi yang menimpa Andrie tidak akan menghentikan kerja advokasi yang telah dibangun organisasi itu selama hampir tiga dekade.

BacaJuga

Insiden Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM, DPW PGK Sumsel: Pemerintah Harus Beri Jaminan Perlindungan

Catatan Akhir Tahun Amnesty Internasional Indonesia, Tahun Malapetaka Nasional HAM

Bicara di Antalya Diplomacy Forum, Presiden Prabowo Senggol Negara Barat Soal Demokrasi dan HAM

Load More

Menurutnya, kekerasan terhadap pembela HAM tidak dapat dipandang sebagai insiden terpisah, tetapi sebagai gejala dari menyempitnya ruang kebebasan sipil.

Bagi Dimas, penyelesaian kasus ini menjadi tolok ukur keseriusan negara dalam melindungi warga yang menyuarakan kritik.

Pihaknya mendesak aparat penegak hukum bergerak cepat, transparan, dan berbasis bukti ilmiah untuk menemukan pelaku serta aktor yang berada di balik serangan tersebut.

Kritik serupa datang dari Usman Hamid, Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia yang mengingatkan bahwa serangan terhadap Andrie bukan peristiwa yang muncul tiba-tiba.

Dalam beberapa tahun terakhir, Andrie aktif menyoroti isu militer dan mengajukan pengujian hukum terhadap Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang Tentara Nasional Indonesia ke Mahkamah Konstitusi.

Satu hari sebelum kejadian, Andrie bahkan merekam sebuah siniar yang membahas dinamika militer dalam politik nasional.

Meski demikian, masyarakat sipil memilih tidak tergesa-gesa menuding pihak tertentu. Bagi Usman, penyelidikan yang kredibel harus mengungkap fakta secara menyeluruh, bukan mengandalkan spekulasi.

Ia juga menyoroti bahwa teror terhadap aktivis kerap muncul di tengah ketegangan politik tingkat elite.

Dalam situasi seperti itu, kelompok masyarakat sipil sering kali menjadi pihak yang paling rentan terdampak.

Sejarah panjang KontraS menunjukkan bahwa tekanan terhadap organisasi pembela HAM bukan hal baru.

Sejak berdiri pada akhir 1990-an, kantor organisasi tersebut beberapa kali menjadi target serangan. Salah satu peristiwa paling mengguncang adalah pembunuhan terhadap aktivis HAM Munir Said Thalib, yang hingga kini masih menjadi simbol perjuangan melawan impunitas.

Di tengah situasi ini, suara dari kalangan akademisi juga menguat. Guru Besar Antropologi Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto, menilai serangan terhadap Andrie menyentuh persoalan yang lebih luas terhadap posisi generasi muda dalam kehidupan demokrasi Indonesia.

Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa perubahan besar di Indonesia kerap digerakkan oleh kaum muda.

Namun, penangkapan ratusan mahasiswa setelah demonstrasi besar pada Agustus 2025 serta kekerasan terhadap aktivis muda menunjukkan adanya ketegangan antara semangat partisipasi generasi baru dengan respons kekuasaan.

“Tekanan terhadap anak muda tidak akan menghentikan energi perubahan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur menilai serangan terhadap Andrie merupakan ancaman langsung terhadap seluruh jaringan masyarakat sipil mulai dari aktivis lingkungan hingga pegiat antikorupsi.

Isnur mengingatkan bahwa pola kekerasan terhadap pembela HAM dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kecenderungan meningkat, dengan metode yang semakin brutal.

Kasus serangan terhadap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan masih menjadi contoh nyata bagaimana kekerasan terhadap penegak integritas negara dapat berakhir tanpa pengungkapan menyeluruh terhadap dalang di baliknya.

Belajar dari pengalaman itu, koalisi masyarakat sipil membentuk tim pemantau independen untuk mengawasi proses penyelidikan polisi dalam kasus Andrie.

Tujuannya memastikan penyidikan berjalan transparan, profesional, dan tidak berhenti pada pelaku lapangan.

Isnur juga menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab penuh terhadap pemulihan korban.

Perawatan medis bagi Andrie harus dijamin hingga pulih sepenuhnya, termasuk jika memerlukan pengobatan lanjutan di fasilitas kesehatan terbaik.

Namun bagi banyak pihak, persoalan ini tidak berhenti pada proses hukum semata. Serangan terhadap pembela HAM menunjukkan bahwa perlindungan terhadap kebebasan sipil membutuhkan langkah yang lebih sistematis.

Apa langkah yang lebih sistematis itu? Disebut reformasi institusi keamanan, akuntabilitas penegakan hukum, serta penguatan perlindungan bagi aktivis, jurnalis, dan mahasiswa.

Peristiwa yang menimpa Andrie Yunus akhirnya menjadi pengingat penting bahwa demokrasi tidak hanya diukur dari pemilu dan lembaga formal, tetapi juga dari keberanian negara menjaga keselamatan mereka yang berani mengkritik kekuasaan.

Ketika suara kritis dapat diserang dengan kekerasan, masa depan kebebasan sipil menjadi taruhan yang tidak kecil.

Ikuti Berita dan Artikel lain di Google News
Teks: A.S. Adam | Editor: A.S. Adam
Copyright © Fornews.co 2016-2026. All rights reserved.

Bagikan Ke

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi pada Twitter(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru)
  • Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru)
Tags: Andrie YunusHAMKontraSYLBHI
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jelang Lebaran, Bahlil: Cadangan BBM dan LPG Aman

Next Post

Warga OKI Lapor ke Polda Sumsel, Imbas Tertipu Bisnis Dapur MBG dan Merugi Rp555 Juta

Persyarikatan Muhammadiyah dan AMM Sumsel bersama Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, di rumah dinas Ketua DPRD Sumsel, Palembang, Selasa (24/3/2026). (fornews.co/foto: ist)
Metropolis

Ini Alasan Keluarga Besar Persyarikatan Muhammadiyah Beri Dukungan untuk Ketua DPRD Sumsel

Selasa, 24 Maret 2026

PALEMBANG, fornews.co - Forum Komunikasi Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Sumsel mengapresiasi Ketua DPRD Sumsel, Andie Dinialdie, yang tidak...

Read more
Peserta tradisi budaya Midang Morge Siwe saat unjuk aksi di pelataran Pantai Love, Sungai Sungai Komering, Kayuagung, Senin (23/03/2026). (fornews.co/ist)

Midang Morge Siwe, Tradisi Warga Kayuagung Keliling Sungai Komering Pakai Busana Adat di Momen Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026
SUASANA sholat Idul Fitri 1444 Hijriyah pada Jum'at pagi tanggal 21 April 2023 di Alun-alun Selatan Yogyakarta. (foto fornews.co/adam)

Muhammadiyah dan Arab Saudi Lebaran Bersama

Kamis, 19 Maret 2026
PETUGAS PLN tampak memperbaiki jaringan kabel listrik. (foto fornews.co/pln)

Akses Listrik Meningkat, Saatnya Dorong Manfaat Ekonomi

Rabu, 18 Maret 2026
GURU Besar Universitas Indonesia (UI), Rose Mini Agoes Salim dan Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi di Jakarta, Selasa, 17 Maret. (foto fornews.co/komdigi)

Melindungi Anak di Era Digital, Siapkah Orang Tua Berubah?

Rabu, 18 Maret 2026
No Result
View All Result
  • Metro Sumsel
    • Metropolis
  • Nasional
    • Internasional
  • Ekobis
  • Politik
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Sriwijaya FC
    • Ragam Sport
  • COVID-19
  • FornewsTv
  • Lain-lain
    • Hukum
    • Peristiwa
    • Opini
    • Pariwisata
    • Gaya Hidup
      • Budaya
      • Teknologi
    • Advertorial
      • Profil
      • Galeri
    • Berita Foto
  • Login

© 2019 FORNEWS.co | PT.SENTRAL INFORMASI BERDAYA.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In