KAYUAGUNG, fornews.co – Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0402/OKI, Letkol CZi Zamroni menegaskan agar para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ada di setiap wilayah teritorialnya untuk menekan empat poin untuk diminimalisir. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri diskusi publik di Aula Rumah Makan Abadola Kayuagung, Selasa (25/02).
Empat hal tersebut yaitu peredaran narkoba, radikalisme, peredaran senjata ilegal, dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). “Setiap Babinsa itu saya perintahkan, ini diminimalisir bila perlu tidak ada,” tegasnya.
Terkait kepemilikan senjata ilegal ini menurutnya termasuk tentang kepemilikan senjata api ilegal. Dikatakannya, orang yang memiliki atau membawa senjata api ilegal atau senjata api rakitan (senpira) ini bisa dipastikan bukan orang baik.
“Memang sejatinya setiap orang itu ada niatan mempertahankan diri tapi ketika di suatu waktu itu menjadi berbeda dengan kepemilikan senpira ini,” ujarnya.
Zamroni menilai, orang yang menguasai senpira ini sebenarnya kurang mengetahui filosofi dari menembak itu sendiri. Karena menurutnya dengan memiliki senjata api bukan berarti orang tersebut harus menembak terus menerus.
“Kami (TNI) ada dibekali senjata, tapi tidak serta-merta kami pengen nembak terus menerus. Bahkan terkadang untuk berburu saja kami tidak tega,” ujarnya.
“Terkait peredaran senpira ini untuk pencegahan memang semuanya harus berperan,” tandasnya. (rif)

















