JAKARTA, fornews.co — Isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali menjadi sorotan lewat karya terbaru dari SinemArt.
Rumah produksi tersebut resmi meluncurkan trailer perdana film drama berjudul “Suamiku Lukaku” pada 1 Mei 2026, menghadirkan potret relasi rumah tangga yang tampak sempurna di permukaan, namun menyimpan luka mendalam di dalamnya.
Film ini mengangkat kisah Amina, yang diperankan oleh Acha Septriasa, seorang istri yang hidup dalam bayang-bayang kekerasan dari suaminya, Irfan, yang dimainkan oleh Baim Wong.
Dalam trailer, Irfan digambarkan sebagai figur religius yang dihormati lingkungan, kontras dengan perilakunya di rumah yang penuh tekanan fisik dan verbal.
Dampak kekerasan tersebut tak hanya dirasakan Amina, tetapi juga anak mereka Nadia (Azkya Mahira) serta ibunda Amina yang diperankan Ayu Azhari.
Konflik mulai memuncak saat Amina memilih untuk melawan, didampingi Zahra, seorang pengacara yang diperankan Raline Shah.
Film ini disutradarai oleh Ssharad Sharaan bersama Viva Westi, dengan naskah garapan Titien Wattimena dan Beta Ingrid Ayu. Keduanya menegaskan bahwa cerita ini merupakan refleksi dari realitas yang kerap tersembunyi, di mana banyak perempuan memilih diam hingga akhirnya menemukan keberanian untuk bersuara.
Menurut Ssharad Sharaan, film ini berangkat dari fenomena pernikahan yang terlihat ideal, namun menyimpan kekerasan yang berlangsung lama tanpa diketahui publik.
Sementara Viva Westi menyoroti pentingnya menghadirkan ruang bagi perempuan untuk menyuarakan pengalaman mereka dan memperjuangkan hak atas diri sendiri.
Bagi Acha Septriasa, peran Amina menjadi pengalaman emosional yang mendalam. Ia menyebut karakter tersebut mewakili banyak perempuan yang terjebak dalam situasi sulit, bukan karena lemah, melainkan karena keterbatasan pilihan.
Selain cerita, film ini juga diperkuat oleh original soundtrack berjudul “Aku Bangkit” yang dibawakan oleh Kris Dayanti.
Lagu tersebut pertama kali diperkenalkan dalam acara peluncuran trailer pada Maret 2026 di Jakarta, dan menjadi elemen penting dalam membangun emosi cerita.
Dengan perpaduan visual dan musik, Suamiku Lukaku tidak hanya hadir sebagai tontonan, tetapi juga sebagai pengingat akan realitas yang sering terabaikan.
Film yang akan diputar di bioskop mulai 27 Mei 2026 ini mengajak masyarakat untuk lebih peka, berani melihat, dan tidak lagi memilih diam terhadap kekerasan yang terjadi di sekitar.

















