KAYUAGUNG, fornews.co – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengincar pemasukan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) di bidang perairan. Hal ini mengingat wilayah Kabupaten ini sendiri masih terdapat cukup banyak wilayah perairan.
Untuk menggali potensi ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKI, Antonio Ramadhan mengungkapkan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan segala hal untuk bidang ini. Salah satunya menetapkan kelas alur sungai.
“Sekarang lagi digodok (diproses), kita juga dalam hal ini kerjasama dengan Kemenhub, karena kalau bukan dari Kemenhub itu agak sulit,” ungkapnya,” Jumat (13/03).
Diterangkannya, dengan adanya klas alur sungai ini untuk mengetahui berapa besaran biaya yang harus dikeluarkan oleh kapal hingga mana yang boleh dipungut mana yang tidak. “Dengan ini kita akan bisa menggali potensi retribusi sungai,” ujarnya.
Menurut Antonio, untuk saat ini pihaknya belum bisa menarik retribusi dari sektor ini karena memang belum ada ketentuan khusus. Saat ini pihak Dishub baru bisa melakukan pengurusan seperti izin, surat-surat, serta izin sandar. “Yang lain belum bisa. Kalau kita lakukan itu bisa jadi namanya pungli karena aturannya kita harus menetapkan kelas alur sungai dulu,” katanya.
Masih kata dia, ini sangat potensial untuk menambah pendapatan daerah apalagi di beberapa wilayah perairan Kabupaten OKI masih cukup banyak kapal-kapal besar yang melintas seperti di wilayah Sungai Baung, Air Sugihan, termasuk wilayah Sungai Lumpur.
Diterangkannya, pada tahun ini Dinas Perhubungan Kabupaten OKI ditarget untuk mendapatkan PAD sebesar lebih dari Rp400 juta dan realisasi hingga saat ini sekitar 17 persen. Dia optimis dinas ini bisa mencapai target yang ditetapkan sesuai waktu. (rif)
















