JEDDAH, fornews.co – Real Madrid memenangi Super Cup Spanyol setelah mengalahkan tim sekota Atletico Madrid 4-1 di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, Senin (13/01) dini hari WIB. Ini merupakan trofi Super Cup ke-11 yang dimiliki Los Merengeus.
Skor di waktu normal 2×45 menit berakhir 0-0 yang membuat pertandingan harus dilanjutkan pada babak tambahan waktu. Namun kedua tim masih menunjukkan performa stabil dan mengakhiri babak tambahan 2×15 menit tanpa mencetak gol.
Untuk menentukan pemenang, pertandingan pun dilanjutkan dengan adu penalti. Gol Sergio Ramos yang menjadi eksekutor keempat Los Blancos sukses mengunci gelar ke-11 Super Cup Spanyol setelah Dani Carvajal, Rodrygo, dan Luka Modric menjebol gawang Jan Oblak.
Sementara dari kubu Atletico, hanya Kieran Trippier yang memperdayai Thibaut Courtois. Sedangkan eksekutor lainnya Saul Niguez dan Thomas Partey gagal menjalankan tugas dengan sempurna.
Gelar Super Cup ini merupakan penghargaan pertama bagi Zinedine Zidane sejak kembali sebagai manajer pada Maret 2019. Raihan 11 gelar Super Cup Spanyol Real Madrid ini hanya kalah dari Barcelona yang telah mengoleksi 13 gelar.
Jalannya Pertandingan
Kedua tim sama-sama memulai laga dengan agresif. Real yang menurunkan formasi 4-3-2-1 mampu mendominasi permainan. Sejumlah peluang melalui Luka Modric, Casemiro, dan Ferland Mendy bergantian menyasar gawang Atletico yang dijaga Jan Oblak. Namun kiper asal Slovenia itu tampil apik menggagalkan peluang lawan.
Meski Real terus menekan Atletico, namun peluang terbaik di paruh pertama pertandingan didapatkan Los Rojiblancos. Joao Felix mencegat bola umpan Ramos di tepi area penalti. Pemain asal Portugal itu pun langsung menggiring bola ke kotak penalti dan tinggal berhadapan dengan Courtouis. Sayang sepakan pemain 20 tahun itu melebar dari sasaran.
Enam menit usai turun minum, giliran striker muda Real, Luka Jovic, yang mendapatkan peluang emas. Mendapat umpan dari Modric, Jovic melepaskan tembakan yang masih melebar tipis dari sasaran.
Pertandingan masuk menit 67, giliran Jovic yang mengirim umpan matang ke rekannya Fede Valverde di dalam kotak penalti Atletico. Namun, bola yang sedikit berubah arah karena tersentuh bek lawan membuat Valverde bingung apakah mengeksekusinya dengan sundulan atau kakinya. Pada akhirnya peluang terbuang percuma karena bola tendangan Valverde melebar dari gawang yang sudah terbuka.
Pertandingan menyisakan 10 menit, aksi Alvaro Morata berhasil menembus pertahanan Real. Kiper Real, Courtouis pun meninggalkan sarangnya untuk menghadang pergerakan Morata.
Di penghujung babak II, kedua tim sama-sama mendapatkan peluang emas. Rodrygo yang masuk menggantikan Isco melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang masih mampu diredam Oblak. Sementara Partey hampir mengecoh Courtouis dengan tendangan bebasnya.
Dalam 2×15 menit babak tambahan, kedua tim mendapatkan sejumlah peluang. Namun aksi brilian kedua kiper yang melakukan penyelamatan membuat skor 0-0 tetap terjaga.
Pertandingan memasuki menit 115, Real harus bermain dengan 10 pemain setelah wasit mengusir Valverde. Valverde diganjar kartu kuning kedua usai menjatuhkan Morata yang lagi-lagi dengan aksinya mampu menembus pertahanan Real.
Unggul jumlah pemain tak mampu dimanfaatkan Atletico. Hingga akhirnya pertandingan harus dilanjutkan pada adu penalti.
Dari kubu Atletico hanya Kieran Trippier yang sukses menjebol gawang Courtouis. Setelah Partey dan Saul gagal. Sementara empat eksekutor Real, Carvajal, Rodrygo, Modric dan Ramos menjalankan tugas dengan sempurna. (ije)
















