
PALEMBANG- Wakil Ketua Komisi II DPR RI Al Muzammil Yusuf menyatakan, program pencetakan e-KTP harus tuntas di tahun 2018. Karena pelaksanaan pemilu 2019 nanti semua pemilih yang menggunakan hak pilihnya harus menggunakan e-KTP.
“Paling lambat tahun 2018 seluruh pencetakan e-KTP harus sudah tuntas dan dibagikan pada masyarakat. Karena tahun 2019, pemilu sudah harus pakai e-KTP,” ujarnya, kepada wartawan, saat mengunjungi kantor Bawaslu di kawasan OPI, Jakabaring, Senin (19/12).
Muzammil mengungkapkan, saat ini memang masih banyak kendala dalam proses percetakan tersebut. Mulai dari kurangnya blangko e-KTP dan sebagainya. Tapi, solusinya sudah dicari, dengan diperbolehkannya menggunakan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Karena kekurangan blangko pencetakan itu persoalan nasional, tapi kalau tidak ada itu, kan boleh menggunakan keterangan dari Dukcapil,” ungkapnya.
Politisi asal PKS ini mengapresiasi kinerja Dukcapil Sumsel, yang telah melakukan pencetakan hingga 85%. Kalau secara nasional, pencetakan e-KTP ini mencapai target.
Terpisah, Pemkot Palembang menargetkan pada Januari 2017 nanti pencetakan e-KTP sudah bisa dilakukan di setiap kecamatan. Ini berkaitan dengan telah diterimanya izin dari Dirjen Kependudukan Kemendagri terhadap pelaksanaan pencetakan tersebut.
Kepala Disdukcapil Palembang Ali Subri menjelaskan, pihaknya berani mengajukan pencetakan e-KTP di kecamatan, agar pelayanan ke masyarakat bisa lebih cepat dan maksimal. Mengingat perekaman data saat ini sudah semakin berkurang. “Pengajuan sudah disetujui pusat. Dengan catatan, harus tersedia cukup pendanaan, jaringan dan alat yang memadai, serta petugas yang mumpuni dari Dukcapil,” tandasnya. (tul)
















