YOGYAKARTA, fornews.co–Baru sehari labuhan peringatan kenaikan tahta Raja Yogyakarta digelar, keesokan harinya (hari ini), Jum’at (27/3/2020) Gunung Merapi erupsi.
Juru Kunci Gunung Merapi, Mas Kliwon Hargo Surakso tidak ingin mengaitkan erupsi dengan labuhan yang sudah digelar pada Kamis pagi.
“Kita syukuri saja semoga semuanya baik-baik saja,” katanya.
Mas Asih, nama akrab Juru Kunci Gunung Merapi, berharap rakyat Yogyakarta selalu makmur. Tentu saja erupsi Merapi adalah bagian dari kehidupan.
Sebagai tokoh di tanah Jawa, sepeninggal ayahnya Mbah Marijan, Mas Asih punya tanggung jawab besar yang tidak mungkin diabaikan, salah satunya tetap membuat masyarakat di sekitar Merapi tetap tenang meski berstatus waspada.

Heri warga Imogiri, Bantul, berkomentar di fesbuk di Grup Bantul Projotamansari. Ia mengomentari video unggahan akun Gamatra soal pemberitaan Fornews TV channel di Youtube.
“Langsung dibayar tunai bar labuhan gununge njebluk (langsung dikabulkan setelah labuhan Gunung Merapi meletus),” ujarnya.
Tidak hanya itu, Heri juga berkomentar gunungnya langsung meletus setelah labuhan. (adam)
Warga Bantul lainnya, Darsono Sudira berkomentar, meletusnya Gunung Merapi pada Jum’at pagi merupakan pertanda negatif.
Darsono menilai labuhan yang digelar pada Kamis pagi itu masih berbau… Tidak jelas apa yang dimaksud Darsono. (adam)
FORNEWS OFFICIAL
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja
















