KAYUAGUNG, fornews.co – Guna optimalisasi lahan rawa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), bakal mencetak 72.000 sawah baru di tahun anggaran 2019.
“Kita mendapat jatah 72.000 hektar optimalisasi lahan pada tahun ini. Bukan hanya cetak sawah saja tapi juga menambah luas lahan tanam, meningkatkan indeks pertanaman, serta menambah luas lahan baku,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten OKI, Syarifuddin, Minggu (31/03).
Untuk mendukung optimalisasi ini, lanjutnya, pemerintah akan membantu petani mulai dari penataan lahan serta bantuan Alsintan. “Alsintan ini yang nantinya akan digunakan para petani untuk menggenjot jumlah produksi pangan,” katanya.
Dengan demikian lanjut Syarifudin, lahan yang produksinya 0 akan diupayakan jadi tiga kali lipat, dan ini akan segera dimulai. “Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari program SERASI yang dirancang pemerintah untuk menambah jumlah produksi dengan memanfaatkan lahan tidur atau tidak produktif,” jelasnya.
Sementara itu, beberapa waktu lalu Bupati OKI, H Iskandar SE mengaku optimistis dengan program ini. Pasalnya, dari 72.000 optimalisasi lahan yang ditargetkan kini sudah siap sekitar 50.000 hektar yang di antaranya sebanyak 4.400 ha di Kecamatan Tanjung Lubuk.
“Soal produksi memang harus jadi prioritas bersama, dan ini sejalan dengan program pemerintah daerah. Ini semua adalah upaya kita menuju Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” ujar Iskandar saat berkunjung ke Kecamatan Tanjung Lubuk, Jum’at lalu. (rif)
















