JAKARTA, fornews.co – Kurun waktu tiga tahun, pemerintah telah mendidik 74,3 juta kader program Bela Negara.
Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Ekonomi Bondan Tiara Sofyan mengatakan program Bela Negara melibatkan 67,1 juta kader hingga 2015, meningkat menjadi 71,2 juta kader pada 2016, dan bertambah 3,1 juta orang tahun ini menjadi 74,3 juta kader.
“Ini program andalan, jumlah pesertanya terus meningkat,” ujar Bondan di Jakarta, sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Jumat (29/12).
Program ini, kata Bondan, sesuai dengan Nawacita Kabinet Kerja pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Program Bela Negara juga menjadi satu dari lima sasaran pencapaian Kementerian Pertahanan.
“Selain Program Bela Negara, empat sasaran lainnya yaitu pembangunan TNI professional, pembangunan dan pengamanan wilayah perbatasan, turut serta mewujudkan perdamaian dunia dan pembangunan industry pertahanan dalam negeri,” terangnya.
Bondan juga mengatakan, Kementerian Pertahanan menyerap dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp114,9 triliun tahun ini. Meningkat ketimbang periode sebelumnya yaitu Rp112,4 pada 2016, Rp109,7 triliun pada 2015 dan Rp86,4 triliun pada 2014.
“Malah naik 10 kali lipat dibanding 10 tahun lalu,” katanya. (AA)
















