JOGJA, fornewsco — Pertunjukan sendratari Bedhaya Sidamukti dan Bedhaya Kakung Indrawidagda sekaligus menghibur para tamu undangan Dhaup Ageng pernikahan putera kedua KGPAA Paku Alam X dan GKBBRAy Paku Alm X di Kagungan Dalem (KD) Bangsal Sewatama.
Pahargyan atau resepsi pada hari pertama, Rabu Legi, 10 Januari 2024 di KD Bangsal Sewatama tidak hanya dihadiri pejabat negara, namun, termasuk raja-raja dan perwakilan kerajaan se-Nusantara.
Tari Bedhaya Sidamukti diciptakan khusus untuk menyambut pernikahan anak kedua KGPAA Paku Alam X dan GKBBRAy Paku Alam X.
Tari Bedhaya Sidamukti dimainkan oleh tujuh penari putri. Tari ini mencerminkan dua insan yang berjanji untuk bersatu dalam ikatan perkawinan dengan harapan kelak hidup rukun dan bahagia.
“Sidamukti terwujud, tercukupi segalanya dan bahagia,” tutur Mas Ngabehi Citropanambang, selaku Pranatan Lampah Kadipaten Pakualaman, Rabu.
Berbeda dengan Tari Bedhaya Sidamukti pada tari Bedhaya Kakung Indrawidagda justru sebaliknya dimainkan oleh tujuh penari laki-laki.
Tari Bedhaya Kakung Indrawidagda mengisahkan tentang Bathara Indra yang menjadi tokoh dalam Asthabrata versi Pakualaman
Dalam versi Pakualaman itu Bathara Indra memiliki karakter mengutamakan pentingnya pendidikan bagi keluarga dan masyarakat.
“Indra Widagda Indra yang pandai,” ungkap Mas Ngabehi Citropanambang.
Sebelumnya, pada pukul 11.00 WIB dilakukan prosesi Sungkeman bagi pengantin di Kagungan Dalem Ageng Prabasuyasa.
Sungkeman tersebut untuk memohon doa restu kepada orang tua agar selamat, bahagia, sejahtera dalam menempuh kehidupan berumah tangga.
Pada resepsi hari pertama di Kagungan Dalem Bangsal Sewatama pasangan pengantin masih tetap mengenakan busana yang sama saat prosesi Panggih. (adam)
Copyright © Fornews.co 2023. All rights reserved.
















