PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru menegaskan berbagai pembenahan infrastruktur di Stadion Gelora Sriwijaya dan sarana prasarana pendukung lainnya yang disyaratkan FIFA terus dikerjakan. Dirinya memastikan Kota Palembang siap menjadi salah satu venue Piala Dunia U20 tahun 2021.
“Kita sudah siap. Anggaran sudah siap. Hospitality, stadion dan lainnya semua sudah siap,” ujar HD saat meninjau Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, usai peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas), Rabu (09/09).
Menurut HD, kesiapan Sumsel sebagai tuan rumah Piala Dunia U20 terus dimatangkan. Termasuk juga beberapa poin rekomendasi yang sebelumnya disyaratkan oleh FIFA seperti rumput stadion, tempat duduk penonton, tempat duduk pemain, ruang ganti, atap stadion, warna stadion, dan lapangan latihan yang saat ini tengah dilakukan pembenahan. Tidak hanya terfokus mematangkan kesiapan pada sektor internal saja, kesiapan sarana prasarana pendukung juga jadi perhatian pemprov Sumsel.
“Sektor penunjang juga kesiapannya terus dipantau. Termasuk juga kesiapan masyarakatnya, fasilitas umum seperti angkutan dari bandara ke stadion sudah kita siapkan,” katanya.
Tidak hanya itu, lanjut HD, keseriusan Sumsel untuk menjadi tuan rumah bahkan sampai dilakukan di daerah. Di mana sedikitnya 10 stadion di beberapa kabupaten dan kota juga dilakukan pembenahan dan peningkatan melalui CSR dari berbagai pihak untuk Pemprov Sumsel.
“Agar ini juga semarak, 10 stadion di daerah juga dibangun. Ini bentuk keseriusan dan kesiapan kita,” tuturnya.
Herman Deru sendiri optimis peluang Sumsel menjadi salah satu daerah penyelenggara pesta sepak bola dunia tersebut. Kendati begitu, kepastiannya masih menunggu terbitnya Keputusan Presiden (Keppres).
“Kita baru berani mengatakan ini 90 persen, jika Keppres sudah turun dan kita akan menggenjot rekomendasi yang telah diberikan sebelumnya. Kita juga optimis akan masuk dalam Keppres tersebut. Sembari menunggu, tentu kita harus terus mematangkan persiapannya,” katanya.
Optimisme Gubernur didasari oleh kondisi Stadion Gelora Sriwijaya. Di mana, venue utama pertandingan berada dalam satu kawasan dengan venue pendukung dan cadangan.
“Kita ini dalam satu kawasan. Semua lapangan pendukung maupun opsional tersedia dalam satu kawasan ini. Itu yang membedakan kita dengan stadion lainnya. Tentu kita optimis, apalagi kita juga didukung oleh semua pihak,” tukasnya. (ije)
















