PALEMBANG, fornews.co – Sebanyak 150 petenis dari 18 provinsi mengikuti Kejurnas Tenis Kajati Sumsel Cup 2019 di Jakabaring Tennis Center, 7-9 Desember 2019.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatra Selatan Sugeng Purnomo mengatakan, pada Kejurnas kali ini, selain memainkan kelas senior juga digelar level junior. Menurut Sugeng, bagi petenis junior diharapkan kegiatan ini sebagai wadah belajar bagaimana cara untuk jujur dan adil serta menjunjung sportivitas sejak awal.
“Jadi kegiatan ini untuk membentuk generasi bangsa kedepan yang lebih berkualitas. Harapannya tentu bisa melahirkan atlet-atlet yang lebih profesional dan punya prestasi. Kita coba menggalang dan melahirkan atlet berprestasi di bidang tenis khususnya melalui kegiatan ini,” ujar Sugeng usai pembukaan Kejurnas Tenis Kajati Sumsel Cup 2019, Sabtu (07/12) pagi.
Ditambahkan Sugeng, kegiatan ini merupakan salah satu partisipasi nyata Kejati Sumsel dalam pengembangan olahraga khususnya tenis di Sumsel.
“Harapannya bukan hanya kali ini saja tapi bersama-sama Pengprov Pelti Sumsel, kita akan terus berupaya melahirkan atlet-atlet yang memang berpotensi untuk dikembangkan khususnya dari wilayah Sumsel,” tukasnya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel yang menghadiri pembukaan Kejurnas Tenis ini berterima kasih atas partisipasi Kejati Sumsel menggelar kejuaraan olahraga tenis ini. Sebab memang dibutuhkan peran semua pihak dalam pengembangan olahraga di Sumsel.
“Selamat buat Kejati Sumsel yang melaksanakan Kejurnas Tenis Kajati Sumsel Cup ini. Semoga acara ini mempererat silaturahmi yang telah kita bangun. Pesan saya, layani para tamu dengan baik dan ramah agar mereka betah dan selalu mau datang ke Kota Palembang ini,” kata HD.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengprov Pelti Sumsel Ilyas Panji Alam menambahkan, selain memanfaatkan fasilitas di Jakabaring Sport City, Kejurnas ini juga dilakukan sebagai ajang pencarian bakat petenis masa depan. Ilyas berharap dari Kejurnas ini muncul bibit-bibit unggul dari Sumsel khususnya dan juga dari berbagai penjuru Indonesia.
“Kejuaraan ini akan jadi agenda tahunan Pelti Sumsel. Jika selama ini vakum kegiatan tenis, maka Kejurnas Kajati Sumsel Cup ini jadi momentum kebangkitan pembinaan tenis Sumsel. Mulai saat ini kejuaraan ini akan terus berlangsung siapapun Kejatinya. Dimulai di masa jabatan Pak Sugeng ini, kedepan kegiatan ini akan terus berlanjut,” tegasnya.
Diakui Ilyas, selama ini sudah 20 tahun tenis Sumsel ini tidak ada prestasi di level nasional. Bahkan untuk lolos ke PON saja begitu sulit. Tapi tahun 2020 Sumsel memastikan diri lolos ke PON Papua.
“Kejuaraan tenis dalam satu tahun terakhir ini ada Kapolda Cup, Kajati Cup, sebentar lagi Pangdam Cup, lalu Holmen Cup, dan masih banyak lagi. Agenda-agenda ini kita laksanakan terus. Sebab dengan banyaknya kompetisi saya yakin muncul bibit unggul,” tukasnya.
Kejurnas Tenis Kajati Sumsel Cup 2019 ini diikuti 150 petenis senior dan junior dari 18 provinsi di antaranya Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatra Utara, Lampung, Jambi, dan tuan rumah Sumatra Selatan. (ije)

















