SEKAYU, fornews.co-Ketua pengarah TKD Jokowi-Ma’ruf Amin wilayah Musi Banyusin (Muba), Beni Hernedi mengimbau kepada seluruh kader partai dan simpatisan serta masyarakat pendukung Jokowi – Ma’ruf tidak malakukan hal-hal berlebihan.
Sekalipun hasil hitung cepat (quick count) dari beberapa lembaga survei menggulkan pasangan Calon Presiden (capres) nomor urut 01Jokowi Ma’ ruf Amin dari pasangan nomor urut 02 Prabowo- Sandi.
Beni meneruskan, agar semua pihak tetap menjaga situasi dan kondisi pascapemungutan dan penghitungan surat suara agar tetap Kondusif.
“Alhamdulilah sujud syukur. Jika melihat hasil quick count versi lembaga survei Jokowi – Ma’ruf Amin unggul dari kisaran 10 persen. Kami imbau agar seluruh masyarakat untuk tetap bersama-Sama menjaga situasi agar tetap kondusif.
Namun meski unggul versi quick count
Kami dati tim pemenganan masih melakukan input data dari petugas kawan suara yang ada di masing-masing TPS di Muba” katanya, Rabu(17/04).
Wakil Bupati Muba itu mengungkapkan,
untuk mengawal suara pasangan nomor urut 01, TKD Pemenangan Jokowi – Ma’ruf Amin Muba menempatkan tiga petugas disetiap TPS, dua orang dari BSPN satu dari Tim TKD.
“Tugas mereka mencatat, mengawal suara yang ada di masing-masing TPS. Kemudian data dari mereka akan di input oleh petugas yang berada di posko pemenangan untuk dibuat data tabulisi guna menghitung suara secara real count,” ungkapnya.
Terhadap adanya dugaan kecurangan yang ditemukan saat pencoblosan berlangsung ada surat suara presiden dan wakil presiden tercoblos pada nomor urut 01 sebanyak 4 lembar di TPS 03 Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu, Beni menegaskan tidak ada indikasi kecurangan yang dilakukan oleh tim TKD Pemengan untuk melakukan kecurangan tersebut.
“Saya yakin, tidak ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh tim pemenangan kami untuk Main curang. Alangke tanggungnyo nak curang cuma empat lembar. Dari laporan berupa gambar yang saya terima, coblosan itu kecil seperti ditusuk jarum, sementara alat pencoblos yang ada lebih besar dari jarum,” tegasnya.
Tapi, Beni tetap menyarankan bagi pihak yang berkepentingan, jika coblosan tersebut dinilai telah melanggar aturan yang ada, maka segera laporkan kepada pihak Bawaslu.
“Laporkan saja ke Bawaslu jika itu sebuah pelanggaran. Namun kami tegaskan lagi, tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam hal ini, saya menjamin tidak ada kecurangan yang dilakukan pada Pemilihan uUmum serentak hari ini khususnya di Kabupaten Muba,” tandasnya. (tul)
















