PALEMBANG, fornews.co – Bagi Anda yang belum punya rencana melewatkan malam pergantian tahun, tawaran dari pengelola Jakabaring Sport City (JSC) layak dipertimbangkan. Sebab di kawasan pusat olahraga di Palembang itu akan ada event Festival Rakyat yang digelar 29-31 Desember 2017 dan akan ditutup dengan pertunjukan kembang api di momen pergantian tahun.
“Kawasan Jakabaring Sport City (JSC) sudah bersiap menjadi tujuan wisata keluarga di masa liburan Natal dan akhir tahun ini. JSC telah dihiasi pohon Natal dan Sinterklas yang ramai dijadikan spot befoto para pengunjung,” kata Direktur Utama PT Jakabaring Sport City, Esti Adnan, Selasa (26/12).
Menurut Esti, momen liburan akhir tahun ini berpengaruh terhadap lonjakan pengunjung yang sudah terasa sejak Jumat (22/12). Diprediksi jumlah pengunjung yang didominasi keluarga akan terus bertambah hingga puncak malam tahun baru.
“Istimewanya lagi, jelang pergantian tahun, pengunjung JSC akan disuguhi Festival Rakyat yang digelar selama tiga hari berturut-turut di area Plaza Shooting Range, dengan view danau. Pada festival ini, warga akan dimanjakan dengan meriahnya festival lampion dan pertunjukan musik, dan diakhiri dengan festival kembang api pada momen pergantian tahun,” terang Esti.
Lebih lanjut Esti menjelaskan, untuk masuk area festival yang dikelola bekerjasama dengan perusahaan Event Organizer, Big Performance, warga dikenakan biaya tiket sebesar Rp30.000.
Selama masa liburan ini Jakabaring Sport City berupaya menciptakan kenyamanan dan keamanan pengunjung, termasuk dengan meningkatkan kesiapsiagaan petugas dan telah berkoordinasi dengan kepolisian.
Untuk masuk kawasan JSC, pengunjung dikenakan tiket yang murah yaitu hanya sebesar Rp5.000. Sedangkan untuk kendaraan roda dua Rp10.000, roda empat Rp20.000 dan untuk bus sebesar Rp75.000. Untuk 2.000 pengunjung pertama akan mendapatkan terompet gratis.
“Penentuan tarif tiket per kepala tentu saja sudah melalui pertimbangan yang matang, mengingat akan banyaknya pengunjung yang datang berjalan kaki. Hal ini juga salah satu tindakan preventif dalam hal keamanan. Mohon hal ini dapat dimengerti untuk keamanan dan kenyamanan bersam,” tutup Esti. (ije/rel)
















