PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC merespons surat pemanggilan PSSI kepada dua punggawanya Alberto Goncalves Da Costa dan Zulfiandi untuk memperkuat timnas Indonesia di AFF Suzuki Cup 2018. Sayangnya permintaan Sriwijaya FC pada surat tersebut tampaknya sulit dipenuhi.
Surat bernomor 297/SFC/X/2018 bertanggal 30 Oktober 2018 yang ditandatangani Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid ini ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PSSI. Dalam surat tersebut, manajemen Sriwijaya FC menyampaikan dua poin. Pertama, Sriwijaya FC mengizinkan pemain yang bersangkutan bergabung dengan tim nasional senior, dengan persyaratan pada setiap pertandingan kompetisi Liga 1 Gojek 2018 yang diikuti tim Sriwijaya FC saudara Zulfiandi dan Alberto Goncalves Da Costa diizinkan PSSI kembali bergabung untuk tim Sriwijaya FC sesuai dengan jadwal pertandingan Sriwijaya FC.
Kedua, poin satu tersebut di atas kami ajukan mengingat kedua pemain tersebut sangat kami butuhkan, mengingat tim Sriwijaya FC sudah berada di zona degradasi.
Manajemen Sriwijaya FC tentunya memang harus menyampaikan permintaan ini. Sebab memang tenaga kedua pemain tersebut sangat dibutuhkan tim yang tengah berjuang keluar dari jeratan degradasi.
Akan tetapi kalau jadwal turnamen AFF dan Liga 1 terutama yang akan dijalani Sriwijaya FC diperhatikan dengan seksama, tentunya permintaan meminjam Beto dan Zulfiandi dari timnas sangat tidak masuk akal. Sebab, jadwal pertandingan timnas Indonesia dan Sriwijaya FC hanya berbeda satu hari bahkan ada yang bersamaan. Sehingga jika permintaan itu benar-benar direalisasikan, maka tentu Beto dan Zulfiandi yang merasakan akibatnya. Kondisi keduanya akan sangat terkuras dan kelelahan luar biasa serta tentunya rawan cedera. Sehingga penampilan di timnas maupun Sriwijaya tidak akan fokus dan maksimal.
Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, timnas Indonesia akan menjalani empat laga penyisihan Grup B AFF Suzuki Cup 2018 masing-masing menghadapi Singapura di Singapore National Stadium (9/11), Timor Leste di Stadion Gelora Bung Karno (13/11), Thailand di Rajamangala Stadium (17/11), dan Philipina di Stadion Gelora Bung Karno (25/11).
Sedangkan di bulan November ini, Sriwijaya FC akan menghadapi Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan (02/11), Barito Putera di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (12/11), PS TIRA di Stadion Sultan Agung Bantul (17/11), Persija Jakarta di Stadion Patriot Bekasi (24/11).
Dengan jadwal yang ada kemungkinan besar Beto dan Zulfiandi hanya “dipinjamkan” memperkuat Sriwijaya saat bentrok dengan Persela. Selebihnya, tampaknya permintaan itu akan sulit dipenuhi. Ditambah lagi jika timnas Indonesia melaju ke fase knock out apalagi final, bisa jadi Beto dan Zulfiandi baru kembali ke Sriwijaya saat Liga 1 telah selesai. (ije)
















