YOGYAKARTA, fornews.co—Virus corona yang dinyatakan berbahaya oleh dunia tidak mempengaruhi kunjungan wisata di Yogyakarta. Kunjungan Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Belanda Maxima rombongan ke Candi Prambanan menjadi salah bukti bahwa Indonesia masih bebas dari Corona.
Manajer Umum PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) Unit Prambanan, Aryono Hendro Malyanto menjelaskan, kedatangan Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Belanda Maxima ke Candi Prambanan, Yogyakarta, menjadi momen penting kepada dunia bahwa Indonesia aman dikunjungi.
Kedatangan Raja dan Ratu Belanda ke Yogyakarta tidak hanya menguntungkan bagi pariwisata di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), namun juga berdampak terhadap tempat wisata di Indonesia.
“Bagi kami, pengelola wisata di Prambanan, kedatangan Raja dan Ratu Belanda menjadi poin penting. Ini menunjukkan kepada dunia bahwa kita aman,” ungkap Aryono, Selasa (10/3/2020).
Namun demikian Candi Prambanan tetap dibuka bagi wisatawan meski mendekati sore hari ditutup untuk persiapan kunjungan Raja dan Ratu Belanda.
Pihaknya mengimbau kepada pengunjung Candi Prambanan untuk datang lebih awal mengetahui Raja dan Ratu Belanda bakal menyaksikan sendratari Ramayana.
Baca: Raja dan Ratu Belanda ke Yogyakarta
“Waktu kunjungan jam sore akan ditutup untuk umum terkait kunjungan kedatangan Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Belanda Maxima,” jelasnya.
Di Candi Prambanan, Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Belanda Maxima, direncanakan akan menutup seminar ICRS di Museum Prambanan. (adam)
instagram:
FORNEWS OFFICIAL
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja
















