SEKAYU, fornews.co – Memperingati Hari Keluarga Nasional dan Hari Kesehatan Nasional tahun 2020, Pemprov Sumatra Selatan menggelar Lomba Keluarga Samawa, Bahagia, Sejahtera. Untuk mencari wakil Kabupaten Musi Banyuasin, maka terlebih dahulu akan dilakukan seleksi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Muba Dewi Kartika mengatakan, lomba ini baru pertama kali diadakan untuk Provinsi Sumsel.
“Maka dari itu, pak Bupati menginstruksikan kepada kita agar melakukan seleksi dari 15 kecamatan untuk mendapatkan wakil mengikuti lomba tersebut di tingkat provinsi,” ujar Dewi saat rapat persiapan Lomba Keluarga Samawa, Bahagia, Sejahtera Tingkat Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020, di Ruang Rapat Guest House Griya Bumi Serasan Sekate, Senin (28/09).
Dewi mengharapkan pihak kecamatan dapat segera melakukan seleksi untuk Keluarga Samawa tersebut. Batas waktu yang ditentukan untuk administrasi diserahkan paling lambat 10 Oktober 2020. Selanjutnya peserta akan diseleksi kembali untuk mengikuti lomba tingkat provinsi pada tanggal 15 Oktober 2020.
“Untuk kriteria dan syarat, di antaranya keluarga memiliki anak kandung maksimal dua orang, kemudian sebagai anggota aktif keluarga berencana, umur istri minimal 35 tahun, dan membuat film dokumenter kehidupan keseharian,” terang Dewi.
Menurut Dewi, pemenang dari lomba ini akan diberangkatkan umrah gratis. “Pesan dari Pemprov kalau tidak menjadi juara kita harus tetap membinanya dan menjadi contoh Keluarga Samawa tingkat kabupaten,” tukasnya.
Rapat yang dipimpin Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Muba Yudi Herzandi, diikuti oleh Ketua TP PKK Muba Thia Yufada, dan Kepala Perangkat Daerah terkait, serta seluruh Camat yang mengikuti secara virtual.
Plt Asisten I Setda Muba Yudi Herzandi mengimbau kepada seluruh camat agar segera melakukan aksi seleksi karena mengingat waktu yang tidak banyak lagi.
“Kita ikuti saja, dan persiapkan saja dulu keluarga yang memenuhi kriteria,” kata Yudi.
Sementara itu, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada mengatakan, Pemkab Muba perlu berkoordinasi lebih lanjut kepada Pemprov Sumsel terkait kriteria peserta yang akan mengikuti lomba.
“Kepada pak camat silahkan cari, tolong jangan fokus satu kecamatan satu pasangan keluarga,” tuturnya. (ije)

















