MUBA, fornews.co—Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Perhubungan mendesak PT Batubara Mandiri segera melakukan perbaikan pelindung jembatan di Tikungan Pangeran di Kecamatan Sanga Desa.
Pasalnya, kawasan tersebut terdapat bangunan cagar budaya rumah Pangeran yang harus dijaga kelestariannya.
“Rumah Pangeran di Kecamatan Sanga Desa sudah masuk cagar budaya, artinya harus kita selamatkan rumah pangeran itu,” sebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yusuf Amilin, saat memimpin rapat rutin Forum LLAJ Muba, Selasa.
Rapat rutin Forum LLAJ Kabupaten Musi Banyuasin di ruang rapat Randik Gedung Pemkab Muba itu membahas evaluasi fender pada jembatan Beruge di Kecamatan Babat Toman.
Pihaknya mengatakan, semakin lambat perbaikan semakin rentan terjadi kerusakan yang lebih parah lagi.
Diakui Amilin, meski kewenangan jalan tersebut bukan di Kabupaten, namun, yang lebih banyak menggunakan adalah warganya.
“Jadi kami juga berkepentingan dengan jalan ini, meski kewenangan bukan pada kami.”
Terkait kewenangan jalan itu, Amilin menjelaskan Kabupaten Muba hanya mengawal, membantu, dan menghimbau.

Mengetahui Tikungan Pangeran rawan kecelakaan, pihaknya meminta PT Batubara Mandiri untuk segera mempercepat melakukan perbaikan fender pada jembatan beruge.
“Jadi intinya, apabila nanti ada perbaikan fender ini, kami berharap pihak PT Batubara Mandiri terus berkoordinasi dengan pihak yang berkompeten, supaya hasil yang dikerjakan sesuai standar yang dibutuhkan,” tegasnya.
Guna menekan angka kecelakaan di daerah Sanga Desa, pihaknya juga meminta Balai Besar Jalan untuk segera melakukan perbaikan karena titik itu berada di wilayah Musi Banyuasin.
Kepada Dinas PUPR dan dinas terkait lainnya, Amilin meminta untuk tidak menunggu dan terus berkoordinasi.
“Ini harus kita kawal dan kita kejar, walaupun jalan ini bukan planning kita,” ujar Amilin.
“Intinya adalah, bahwa jalan ini harus kita perbaiki, dalam artian demi keselamatan penguna jalan,” tegasnya.
Salah seorang pejabat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk turut menjaga jembatan dan jalan yang ada.
Senada dengan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, pejabat Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan juga minta PT Batubara Mandiri bertanggung jawab.
“Kami minta PT Batubara Mandiri segera melakukan perbaikan terhadap fender jembatan Beruge ini, jangan sampai kalau sudah ada kejadian baru diperbaiki,” ucap Moh Alex.
Menanggapi permintaan pemerintah setempat, PT Batubara Mandiri menyatakan bertanggung jawab dan siap melakukan perbaikan kerusakan pada jembatan Beruge.
“Kami akan segera mungkin melakukan perbaikan,” jawab Perwakilan PT Batubara Mandiri, Andi Darma, dalam sambutannya di Forum LLAJ Muba.
“Sesuai dengan arahan yang disampaikan pak Yusuf, kami juga akan berkoordinasi sebelum melakukan perbaikan fender ini,” katanya berjanji. (adam)
















