YOGYAKARTA, fornews.co—Yogyakarta, dikenal sebagai tempat wisata kuliner dan makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Empal Gentong asli Cirebon, Jawa Barat.
Meski di masa pandemi Covid-19, peluang usaha kuliner di Yogyakarta masih menjanjikan. Empal gentong Cirebon sudah akrab dikenal oleh sebagian masyarakat di Yogyakarta.
“Di Yogya, sudah banyak yang tahu empal gentong khas Cirebon,” kata Ridwan, pengusaha warung empal gentong khas Cirebon, Ahad (7/2/2021).
Kata Ridwan, kesempatan usaha kuliner di Yogya masih besar.
Di Yogya, lanjut Ridwan, empal gentong biasanya disajikan dalam acara-acara tertentu, misalnya, acara pernikahan.
“Kalau biasanya penyuka empal gentong hanya bisa menikmati di acara pernikahan dengan porsi yang sedikit, di sini mereka bisa dapat porsi lebih banyak.”

Persaingan yang belum ketat membuat pemuda asal Cirebon, Jawa Barat, itu cepat mengambil kesempatan.
Belum genap setahun usaha empal gentong di seputar Wirosaban, Yogyakarta, pelanggannya sudah ratusan.
Semangkuk empal gentong berkuah santan berisi daging dan jeroan sapi, dengan campuran rempah-rempah dan bawang merah goreng, dipatok harga Rp 15.000 per porsi.
Seporsi empal Gentong, berisi daging, babad, iso dan kikil sapi. Namun, pelanggan bisa memilih sesuai keinginan. Misalnya, memesan semangkuk empal gentong berisi jeroan tanpa daging.
Dalam sehari, Ridwan, mengaku menghabiskan daging dan jeroan sapi sebanyak 5 kilogram.
“Sekarang harga daging sudah Rp 100.000 per kilogram, sedangkan jeroan Rp 60.000 per kilogram,” ungkap Ridwan, pengelola warung empal Gentong di seputar Wirosaban, Bantul, Yogyakarta.

Rini, warga Kalangan, Kotagede, Banguntapan, baru sekali membeli empal gentong. Ia memesan seporsi empal gentong lengkap.
“Ada daging dan jeroan. Rasanya enak. Mirip soto,” kata Rini.
Rini mengaku ketagihan, dan berencana akan kembali membeli dua porsi empal gentong.
Di warung bagian depan, Ridwan yang akrab disapa mang Wawan, memasang spanduk dan reklame berukuran sedang bertuliskan: Empal Gentong mang Wawan.
“Harapan saya, pandemi segera berakhir. Para pedagang lain dapat kembali normal berjualan untuk memperbaiki ekonominya,” tutup Mang Wawan. (adam)
FORNEWS OFFICIAL
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja

















