PALEMBANG, fornews.co – Menjadi venue leg pertama semifinal Piala Presiden 2018, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sempat menuai polemik khususnya soal kondisi rumput lapangan yang masih dalam masa perawatan. Namun kini persoalan itu telah diatasi setelah manajemen Sriwijaya FC menandatangani perjanjian siap bertanggung jawab apabila terjadi kerusakan fasilitas di stadion, terutama pada rumput lapangan.
Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid mengatakan, manajemen berkomitmen untuk bertanggungjawab apabila terjadi kerusakan fasilitas akibat pertandingan nanti. “Itu sudah menjadi komitmen kita. Tapi mudah-mudahan tidak terjadi, karena berdasarkan pengecekan yang dilakukan oleh match commisioner, kondisi rumput sudah memenuhi persyaratan,” ujarnya Kamis (8/2/2018) malam.
Pernyataan itu disampaikan Faisal menjawab kekhawatiran dari banyak pihak, bahwa GSJ yang sedang direnovasi untuk Asian Games 2018 belum sepenuhnya bisa digunakan menggelar pertandingan. Selain rumput, pembenahan tribun yang sekarang sudah menerapkan sistem single seat juga masih perlu beberapa penyesuaian.
“Kita juga meminta dan mengimbau kepada penonton, mari sama-sama menjaga fasilitas yang ada di stadion. Sebab stadion ini akan diperbaiki dan dilengkapi fasilitasnya untuk Asian Games. Jangan sampai sebelum event besar itu fasilitas rusak gara-gara penonton SFC. Contohnya kursi penonton sekarang dibatasi kapasitasnya sesuai tempat duduk tersedia. Tidak boleh berdiri apalagi menginjak-injak kursi. Buktikan kalau penonton di Palembang dan pendukung SFC itu santun dan paham aturan,” katanya. (ije)

















