PALEMBANG, fornews.co – JP (20) warga Sekip Bendung, Palembang, yang menjual handphone melalui media sosial nyaris saja celaka saat ingin menemui pembelinya. Bukan pembeli yang ketemu, justru handphone hampir dirampas dua pelaku tak dikenal.
Peristiwa berawal saat JP memasang iklan di Grup OLX di facebook untuk menjual handphone Vivo Y12 miliknya. Lalu ada salah satu pengunjung iklan itu tertarik dan melakukan penawaran. Setelah menyepakati harga, calon pembeli yang menggunakan akun Defki Fernando meminta COD di sekitar rumahnya di Jalan PSI Lautan Lorong Budiman, 35 Ilir. Tanpa pikir panjang JP bersama istrinya EA (20) mendatangi lokasi tersebut.
“Awalnya calon pembeli ini menawar HP saya seharga Rp1,4 juta dan saya setuju tawaran pelaku. Lalu pelaku mengajak bertemu (COD) di Jalan PSI Lautan Lr Budiman, 35 Ilir, Palembang, yang merupakan lokasi tempat tinggal pelaku,” terang JP saat memberikan keterangan kepada petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, Sabtu (04/04).
Setibanya di lokasi COD, tak lama berselang datang dua orang yang mengaku adik dari Defki Fernando. Lalu dua orang ini mengajak JP dan EA untuk menuju rumah mereka. Sambil berjalan, keduanya meminta HP yang ingin dibeli kakaknya untuk diperiksa. JP pun memberikan HP yang akan dijual tersebut. Namun tak lama, JP melihat gerak gerik mencurigakan dari kedua orang tersebut dan meminta kembali HP miliknya.
“Saya meminta kembali HP saya. Namun kedua pelaku menolak dengan alasan masih dicek. Tapi karena gelagat tidak baik saya coba mengambil paksa dari tangan pelaku. Namun bukannya mengembalikan, pelaku justru mengeluarkan senjata tajam dari pinggang sehingga saya dan pelaku sempat bergulat,” terang JP.
Meski ada warga yang melihat perkelahian tersebut, namun tidak ada yang berani melerai.
“Alhamdulilah HP bisa saya rebut dan saya sendiri selamat. Kedua pelaku melarikan diri. Saya laporkan ini supaya pelaku ditangkap dan tidak ada korban lagi seperti saya,” harapnya.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan korban percobaan pencurian beserta kekerasan. “Laporan sudah kita terima dan akan diserahkan ke Unit Reskrim Polrestabes Palembang untuk ditindaklanjuti,” katanya. (cr4)

















