KAYUAGUNG, fornews.co – Petani di Indonesia telah banyak menerima bantuan dari berbagai program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Sudah seharusnya para petani bersungguh-sungguh dan tekun bekerja sehingga bantuan yang disalurkan ini tidak sia-sia dan bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
“Pemerintah telah menyalurkan bibit, pupuk, racun hama bahkan alat pertanian kepada para petani. Untuk itu berikan timbal balik dengan peningkatan produktivitas agar hal ini tidak sia-sia,” kata Komandan Komando Rayon Militer (Koramil) 402-01/Tanjung Lubuk, Kapt Inf Safarudin, usai menghadiri kegiatan panen di lokasi cetak sawah di Desa Mulya Guna, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (01/02).
Menurutnya, program-program pemerintah di bidang pertanian seperti cetak sawah, upaya khusus (Upsus), optimalisasi lahan dan irigasi, PTT, serap gabah petani (Sergap) dan sebagainya ini untuk mensejahterakan kehidupan rakyat dan mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Selain itu, dirinya juga mengimbau agar dari hasil panen, para petani ini dapat menyisihkan gabahnya untuk dijual kepada pemerintah melalui Bulog minimal 5% dari hasil panen. Karena disamping untuk memenuhi ketahanan pangan nasional, Bulog juga akan menyalurkan beras tersebut kepada masyarakat yang tidak mampu dalam program bantuan beras sejahtera (rastra).
“Jadi gabah yang dijual tadi akan kembali lagi kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu dan sangat membutuhkan bantuan dari Pemerintah. Secara tidak langsung bapak dan ibu sekalian juga sudah membantu saudara-saudara lainnya,” tandasnya. (rif)
















