LUBUKLINGGAU, fornews.co – Hanya gegara kondisi hubungan yang tidak harmonis dengan sang mertua, Hengki Satria, warga Margo Rejo, Lubuklinggau, babak belur di hajar massa.
Peristiwa yang terjadi di RT 02, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, pada Minggu (5/7/2026) sore itu mendadak viral di media sosial (medsos).
Hengki yang menjadi korban amuk massa itu lantaran diduga hendak melakukan pencurian sepeda motor. Padahal, dia hanya ingin menjemput istrinya dan mengeluarkan sepeda motor dari dalam rumah mertuanya.
Dalam video itu, nampak pria yang diketahui bernama Hengki Satria diamankan hingga di massa oleh warga sekitar, sebelum akhirnya ia dievakuasi pihak kepolisian. Hanya saja, pria itu sudah mengalami luka-luka di sebagian tubuh akibat amuk massa.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Utara, Ipda Beny Kurniawan, pria yang bernama Hengki Satria yang sempat di massa itu dipastikan bukan pelaku pencurian motor.
“Pria yang di massa bernama Hengki Satria, warga Margo Rejo itu bukan pencuri kendaraan bermotor,” ujar dia, Selasa (7/7/2026).
Kejadian tersebut, kata Beny, bermula saat Hengki mendatangi rumah mertuanya untuk menjemput sang istri, lantaran keduanya sedang pisah ranjang. Ketika itu, Hengki datang menggunakan sepeda motor Honda BeAT keluaran terbaru.
“Saat tiba di rumah mertuanya, Hengki ini langsung masuk ke rumah dan melihat sepeda motor Yamaha Mio berada di ruang tamu. Ia kemudian berinisiatif mengeluarkan motor itu ke teras dan memanaskannya,” kata dia.
Tak lama berselang, mertua sambung Hengki, Heriono, keluar dari kamar dan mempertanyakan tujuan Hengki membawa keluar motor itu.
“Karena hubungan mereka berdua mungkin tidak baik, akhirnya terjadilah cekcok. Mertua sambungnya ini kemudian memukul duluan dan dibalas oleh si Hengki,” ungkap dia.
Imbasnya, jelas Beny, membuat Heriono meneriaki Hengki maling, hingga warga berdatangan dan langsung memukulnya.
“Setelah mendapat laporan dari warga, kami datang ke lokasi dan membawa Hengki ke rumah sakit, karena luka akibat dimassa cukup parah, ada luka di bagian kepala dan badan,” jelas dia.
Setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Lubuklinggau Utara, akhirnya hak ihwal dari peristiwa amuk massa terhadap Hengki terungkap.
“Kalau itu pencurian, ngapain dia (Hengki) meninggalkan motor barunya untuk mencuri motor itu. Unsur pencuriannya juga belum terpenuhi,” tegas dia.
Setelah ini, terang Beny, pihaknya sudah berencana akan mempertemukan Hengki dengan mertua sambungnya, serta istrinya untuk dilakukan mediasi.
“Hari ini akan kami lakukan mediasi antara Hengki, mertua sambung, dan istrinya. Akan kami pertemukan dulu untuk mencari solusi terbaik,” tandas dia.
(kaf)

















