PALEMBANG, fornews.co – DPD Partai Demokrat Sumatra Selatan mengadakan apel siaga di Sekretariat DPD Partai Demokrat Sumsel, Jumat siang (12/3/2021). Mereka mengecam dan menolak pelaksanaan dan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara, pada 5 Maret 2021.
Apel siaga dipimpin langsung Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki. Hadir pula Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel Muhammad F Ridho bersama jajaran pengurus DPD dan DPC se-Sumsel, serta organisasi sayap partai. Secara garis besar mereka menolak KLB yang tidak memenuhi persyaratan sesuai AD/ART Partai Demokrat.
Usai mendengar pernyataan sikap satu per satu perwakilan DPC se-Sumsel, Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel, Muhammad F Ridho pun membacakan pernyataan sikap yang terdiri dari 7 poin.
- Demokrat Sumsel konsisten sedari awal setia dengan Ketum AHY dan menolak KLB yang tidak sah/ abal-abal.
- Demokrat Sumsel meminta kepada Pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM harus tegas menolak KLB yang tidak sah/ abal-abal tersebut.
- Demokrat Sumsel meminta kepada Pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM tidak melegalisasi KLB yang tidak sah/ abal-abal tersebut.
- Demokrat Sumsel meminta kepada Pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi untuk pecat Muldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden, sebab sudah membuat gaduh dan mengganggu stabilitas dan fokus Pemerintah dalam menangani Covid-19.
- Demokrat Sumsel meminta aparat penegak hukum periksa, kejar, tangkap, serta adili otak intelektual KLB yang tidak sah/ abal-abal dan proses hukum yang menggunakan atribut Partai Demokrat yang sah, karena tanpa persetujuan pemiliknya.
- Demokrat Sumsel meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan menyelidiki dari mana sumber pendanaan KLB tidak sah/ abal-abal ini.
- Demokrat Sumsel menyatakan tegas dan mengimbau kepada seluruh kader Demokrat serta rakyat Indonesia selamatkan demokrasi.
“Pernyataan sikap hari ini kami sampaikan ke Kanwil Kemenkumham Sumsel untuk diteruskan ke Menteri Hukum dan HAM. Ini wujud komitmen kami tegak lurus bersama Ketum AHY,” kata Ridho. (ije)

















