TANJUNG PANDAN, fornews.co – Atlet andalan Sumatra Selatan Jauhari Johan menjadi juara Belitung Triathlon 2021, Sabtu (13/3/2021). Jauhari Johan menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 1:27:18.
Jauhari Johan mengatakan, ini merupakan event triathlon pertama yang diikutinya sejak event terakhir Palembang Triathlon 2020 di bulan Februari 2020. Karena setelah itu, seluruh kegiatan terhenti karena pandemi Covid-19. Jo, sapaan akrabnya, mengapresiasi pelaksanaan event ini karena dengan berbagai penyesuaian terhadap protokol kesehatan terbukti event bisa berjalan dengan baik.
“Eventnya bagus, karena menerapkan protokol kesehatan. Semua peserta wajib mengikuti swab antigen sebagai salah satu syarat mengikuti ajang ini,” ujar karyawan Bank Sumsel Babel di Satuan Bisnis Kartu ini.
Sebagai atlet yang lama tidak berkompetisi karena pandemi, Jo mengharapkan, pandemi bisa segera teratasi dan terkendali sehingga berbagai aktivitas di semua bidang kembali normal.
“Harapan ke depannya semoga pandemi ini cepat berlalu, sehingga event olahraga bisa dilaksanakan dengan normal kembali,” tuturnya.
Setelah menjuarai Belitung Triathlon, Jo belum menentukan apakah akan mengikuti seri selanjutnya. Sebab ITS selanjutnya yang dijadwalkan di Kendari pada bulan April 2021 berdekatan dengan event lain yang diikuti Jo.
“Belum tahu juga ikut seri mana lagi, tergantung Pengprov FTI Sumsel. Kalau event terdekat saya ikut Seleknas SEA Games Vietnam di Bandung yang rencananya tanggal 10 April 2021,” kata mantan atlet lari jauh Indonesia ini.
Belitung Triathlon 2021 merupakan event pertama di tengah pandemi yang dilaksanakan secara offline. Ajang itu merupakan inisiasi bersama Kemenparekraf/ Baparekraf dengan komunitas Indonesia Triathlon Series (ITS) dan Pemerintah Kabupaten Belitung yang diharapkan menjadi langkah awal bangkitnya industri event tanah air.
Terdapat 33 peserta yang mengikuti Belitung Triathlon 2021. Diawali dengan berenang sejauh 1 km di Pantai Kawasan Sheraton Hotel, lalu dilanjutkan dengan bersepeda sepanjang 32 km ke Tanjung Tinggi, dan terakhir berlari sejauh 5 km di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang.
“Saya sangat mengapresiasi atas kolaborasi kita dalam menyelenggarakan event triathlon. Ini akan menjadi role model dalam membuat suatu event terutama event olahraga. Dan ini juga bagian dari langkah awal kita untuk membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia,” ujar Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf, Rizki Handayani, saat memberikan sambutan di acara Belitung Triathlon 2021, di Sheraton Belitung Resort, Sabtu (13/3/2021).
Belitung Triathlon 2021 dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari peserta yang dibatasi, lalu swab antigen bagi seluruh peserta. Kemudian pada saat berenang dibagi menjadi tiga waves yang terdiri dari 10 – 12 peserta di tiap wave. Begitupun pada saat transisi dari berenang menuju sepeda dan juga lari diberikan masker, hand sanitizer, dan tetap menjaga jarak.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan Belitung Triathlon 2021. Kegiatan ini sebagai langkah awal untuk menginformasikan bahwa event di tengah pandemi dapat diselenggarakan.
“Kami sangat bangga bahwa event nasional ini dimulai dari Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Harapan kami semoga Belitung bisa menjadi ikon wisata olahraga yang dapat memicu kebangkitan dunia pariwisata tanah air,” katanya. (ije)

















