PALEMBANG, fornews.co – Meski telah diresmikan oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Rabu malam (30/12), namun Jembatan Musi VI belum bisa dilintasi masyarakat umum. Jembatan keempat yang menghubungkan wilayah Ilir dan Ulu Palembang ini baru dibuka untuk umum 5 Januari 2021.
“Tidak dibuka sampai tanggal 5 Januari 2021 untuk menghindari kerumunan pada malam tahun baru besok. Karena Sumsel berkomitmen untuk menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru usai peresmian Jembatan Musi VI.
Jembatan yang menghubungkan wilayah Kelurahan 35 Ilir dan 2 Ulu Palembang ini menelan biaya hampir Rp550 miliar. Menurut Deru, hadirnya Jembatan Musi VI menjadi kado akhir tahun untuk masyarakat Sumsel, sekaligus sebagai solusi kepadatan lalu lintas di Kota Palembang.
“Manfaatnya banyak, mendekatkan warga Seberang Ilir khususnya kawasan IB II, Gandus, Bukit Kecil, bahkan dari arah Jambi melalui Soekarno Hatta bisa menuju Seberang Ulu melalui jembatan ini,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo mengakui, tidak mudah mendapatkan Jembatan Musi VI. Dimulai dari Jembatan Ampera yang diresmikan tahun 1965 yang dibangun dari dana pampasan perang Jepang. Lalu Jembatan Musi II yang dibangun tahun 1990 dan diresmikan 1994. Kemudian di tahun 2015 secara bersamaan dibangun Jembatan Musi IV dan Musi VI.
“Tahun 2018 Musi IV diresmikan, sementara Musi VI mangkrak. Sampai akhirnya dibantu dengan dana APBD Provinsi Sumsel. Kini di akhir tahun, dengan kondisi keuangan di tengah pandemi, Musi VI kita resmikan bersama,” ungkap Harnojoyo.
Peresmian Jembatan Musi VI berlangsung singkat dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat luas tetap bisa menghadiri peresmian melalui virtual yang ditayangkan secara langsung melalui kanal YouTube maupun akun Instagram Humas Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang. (yas)

















