PALEMBANG, fornews.co – Tim voli pantai putra Indonesia 1 (Ade Candra Rachmawan/Mohammad Ashfiya) mengalahkan Indonesia 2 (Gilang Ramadhan/Danangsyah Yudistira Pribadi) dua set langsung 21-13, 21-19, pada semifinal voli pantai Asian Games 2018 di Jakabaring Beach Volleyball, Minggu (26/08) sore.
Dengan hasil ini Ade Candra/Ashfiya akan berhadapan dengan pasangan Qatar, Ahmed Janko/Cherif Samba, di partai puncak yang akan digelar Selasa (28/08). Sedangkan Gilang/Danang akan memperebutkan medali perunggu dengan pasangan China, Gao Peng/Li Yang.
Ditemui usai pertandingan, kedua tim putra Indonesia mengaku di pertandingan semifinal tadi mereka tetap bermain serius dan berusaha memenangkan pertandingan. Meski sehari-hari menjadi partner berlatih, namun di pertandingan resmi kedua tim Indonesia ini baru kali pertama bertemu.
“Kita bukan aktor, jadi pertandingan tadi itu real dan bukan rekayasa. Kita di sesi latihan saling mengalahkan, tapi kali ini kami kalah karena memang Indonesia 1 lebih siap dan kualitasnya masih di atas kami,” ujar Gilang diamini Danang.
Gilang/Danang mengatakan, akan berupaya maksimal untuk memastikan medali perunggu bagi kontingen Indonesia. Kemenangan atas pasangan China ini juga untuk membalas kekalahan Gilang/Danang di final kejuaraan voli pantai Asia Pasifik di Thailand belum lama ini.
“Sudah pernah ketemu sebelumnya di final di Thailand dan kita kalah 1-2. Prepare lebih menyerang di servis dan set out. Kelebihan China tinggi badannya yang membuat jangkauan lebih jauh, ditambah pengalaman main di level dunia itu jadi tantangan kita,” kata Gilang.
Sementara Ade Candra/Ashfiya mengucap syukur karena Indonesia memastikan satu tempat di final dan satu di perebutan medali perunggu. Ini berkat perjuangan tim voli pantai Indonesia.
“Yang masuk final akan berusaha meraih medali emas, dan yang masuk perebutan 3 dan 4 kita akan dukung perebutan perunggu. Jadi targetnya untuk satu emas dan satu perunggu,” ujar Ade.
Menghadapi Qatar di final, Ade mengungkapkan akan bermain lepas. Karena laga ini juga sebagai pembuktian bahwa mereka mampu mengalahkan Qatar yang mengkandaskan perlawanan mereka di Kejuaraan Asia Pasifik tahun lalu di tempat yang sama.
“Iya ini sebagai pembalasan, mudah-mudahan bisa tercapai. Mohon doa dan dukungan dari warga Palembang dan Indonesia,” tutur Ade. (ije)

















