JAKARTA, fornews.co – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 merilis data terbaru pada update COVID-19 Jumat (15/05). Konfirmasi kasus positif bertambah 490 sehingga total hingga pukul 12.00 WIB hari ini tercatat ada 16.496 orang secara akumulasi terpapar virus Corona.
“Kasus sembuh bertambah 285 sehingga menjadi 3.803 orang. Kasus meninggal bertambah 33 menjadi 1.076 orang,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Jumat (15/05).
Adapun sebaran kasus positif COVID-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 17 kasus, Bali 343 kasus, Banten 622 kasus, Bangka Belitung 29 kasus, Bengkulu 53 kasus, Yogyakarta 188 kasus, DKI Jakarta 5.774 kasus.
Selanjutnya di Jambi 69 kasus, Jawa Barat 1.596 kasus, Jawa Tengah 1.109 kasus, Jawa Timur 1.021 kasus, Kalimantan Barat 129 kasus, Kalimantan Timur 251 kasus, Kalimantan Tengah 227 kasus, Kalimantan Selatan 363 kasus, dan Kalimantan Utara 141 kasus.
Kemudian di Kepulauan Riau 115 kasus, Nusa Tenggara Barat 358 kasus, Sumatra Selatan 458 kasus, Sumatra Barat 393 kasus, Sulawesi Utara 105 kasus, Sumatra Utara 202 kasus, dan Sulawesi Tenggara 183 kasus.
Adapun di Sulawesi Selatan 871 kasus, Sulawesi Tengah 112 kasus, Lampung 66 kasus, Riau 95 kasus, Maluku Utara 85 kasus, Maluku 62 kasus, Papua Barat 88 kasus, Papua 335 kasus, Sulawesi Barat 74 kasus, Nusa Tenggara Timur 19 kasus, Gorontalo 22 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus.
Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 178.602 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 61 laboratorium dan Test Cepat Melokuler (TCM) di 9 laboratorium. Sebanyak 132.060 orang yang diperiksa didapatkan data 16.496 positif dan 115.564 negatif.
“Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 262.919 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 34.360 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 383 kabupaten/kota di Tanah Air,” tukas Yuri. (ije)

















