PALEMBANG, fornews.co – Tim tenis akhirnya menambah perolehan medali emas untuk Indonesia. Satu-satunya medali cabor ini disumbang pasangan ganda campuran Christopher Benjamin Rungkat/Aldila Sutjiadi.
Rungkat/Aldila menang setelah menjalani pertandingan 3 set lewat super tie break, 6-4, 5-7, dan 10-7 dari pasangan Thailand, Sonchat Ratiwatana/Luksika Kumkhum di lapangan Tenis PTBA, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (25/8).
Di set pertama, Rungkat/Aldila mendominasi permainan dan menyudahinya dengan skor 6-4. Sementara itu, di set ke-dua permainan berjalan alot dengan durasi 49 menit, sebelum akhirnya menyerah 7-5 dari Thailand. Pada set ke-3 atau masa super tie break, laga berjalan sengit, namun saat skor 7-7, pasangan Indonesia mampu mengunci permainan lawan hingga akhir, 10-7.
Usai pertandingan, Christopher Rungkat mengatakan, hasil ini sebagai pembuktian mereka sekaligus mengakhiri masa paceklik perolehan medali dari cabang tenis di ajang Asian Games.
“Senang banget pastinya bisa meraih emas. Dengan adanya medali emas ini, saya sama Aldila merasa bangga banget bisa membuktikan kalau kita memang layak diperhitungkan, olahraga tenis memang layak diperhitungkan dengan cabor lain. Dan saya selalu bilang sama Dila, kita jangan merasa puas,
mungkin setelah ini kita bisa masuk olimpiade,” kata Rungkat dalam keterangan pers, Sabtu (25/8).
Sementara itu, Aldila mengaku sangat puas bisa mengakhiri permainan dengan kemenangan, karena menurutnya, cukup sulit mengalahkan pasangan Thailand yang sarat pengalaman dan punya peringkat bagus di beberapa nomor.
“Yang cewenya cukup kuat hari ini, singlenya bagus, peringkat doublenya juga bagus, dan mereka dua-duanya juga bisa bermain double, berpengalaman. Tapi, ya kita mencoba yang terbaik dan berhasil memenangkan pertandingan,” tuturnya.
Aldila menambahkan, medali ini dipersembahkan untuk para pelatih, mantan pelatih dan keluarga yang tak pernah henti memberikan dukungan kepadanya.
“Karena mereka saya bisa sampai ke sini, mama selalu menemani saya dari awal sampai akhir di sini, kakak saya di Amerika setiap pagi nonton televisi untuk mendukung saya main,” tandasnya. (bas)

















