
PALEMBANG-Manajemen Sriwijaya FC akhirnya merevisi terget di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016. Jika awalnya PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub membebankan target juara, kini pasukan Widodo Cahyono Putra cukup finish di posisi lima besar saja.
Manajer SFC Nasrun Umar mengatakan, target lima besar dinilai lebih realistis, mengingat ketatnya persaingan memperebutkan gelar juara. Apalagi hingga saat ini Laskar Wong Kito masih tertahan di urutan kelima dengan koleksi 44 poin.
Raihan itu terpaut delapan angka dari pemuncak klasemen Arema Cronus dan Madura United FC, serta berselisih enam poin dari Persipura Jayapura. SFC sendiri hanya terpaut tiga nilai dari Bhayangkara FC yang berada di peringkat keempat.
“Kami tidak mau memaksakan kehendak. Posisi tiga besar terbaik saja sudah bagus. Setidaknya bertahan di posisi lima terbaik sudah cukup,” kata Nasrun.
Nasrun menambahkan, sebetulnya SFC bisa tampil sebagai kampiun ISC A 2016 dengan materi pemain yang mereka miliki saat ini. Hanya saja, hal itu tidak mudah dilakukan, karena ada faktor nonteknis.
“Faktor nonteknis membuat kami terhalang di setiap laga yang seharusnya kami menangi. Surat protes berkali-kali kami layangkan, tapi percuma saja, masih tetap sama,” cetus Nasrun.(har)
















