PALEMBANG, fornews.co – Di penghujung bulan November, perkembangan situasi penanganan COVID-19 di Palembang menunjukkan masih adanya penambahan kasus konfirmasi baru. Dinas Kesehatan Kota Palembang melaporkan ada 33 kasus konfirmasi positif COVID-19 per tanggal 29 November 2020.
Dengan demikian, maka akumulasi kasus positif COVID-19 di Palembang sebanyak 4.092 kasus. Jumlah tersebut terdiri dari 1.625 kasus asimptomatik atau tak bergejala dan 2.467 kasus simptomatik bergejala.
Kasi Pencegahan dan Penyakit Menular Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan menjelaskan, untuk kasus asimptomatik terdata 41 orang menjalani isolasi mandiri, 1.577 orang sembuh, dan 7 lainnya meninggal. Sedangkan pada kasus simptomatik, tercatat total pasien yang dirawat sebanyak 232 orang. Sementara lainnya yakni 360 orang isolasi mandiri, 1.654 sembuh, dan 221 meninggal dunia.
Pihaknya juga melaporkan penambahan suspek sebanyak 9 orang. “Maka total suspek COVID-19 di Palembang hingga hari ini sebanyak 15.899 orang,” sebutnya, Minggu sore.
Terdata, angka probable bertahan di angka 152 orang karena tidak ada penambahan hari ini. Namun, berdasarkan hasil tracing tim Satgas COVID-19 dilaporkan ada penambahan juga untuk angka kontak erat, yakni sebanyak 12 orang. Sehingga total kontak erat dari pasien positif di Palembang kini menjadi 3.501 orang.
“Untuk kasus meninggal kami laporkan ada 1 orang hari ini. Dengan begitu total pasien meninggal di Palembang mencapai 3.231 orang,” terang Yudhi.
Sementara itu, dari peta sebaran kasus aktif COVID-19 diketahui Kecamatan Ilir Barat I per tanggal 29 November 2020 menjadi kecamatan dengan kasus aktif tertinggi dengan tembus di angka 101 kasus. Begitu juga untuk angka suspek menjadi yang terbanyak yakni berjumlah 1.757 suspek dan probable 8 orang. (ads/yas)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
















