BATURAJA, fornews.co – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Aziz bersama Kapolres OKU dan Unsur Muspida melakukan sidak di kawasan Pasar Pucuk Baturaja, Jumat (03/05). Hal ini untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan menjelang bulan Ramadan 1440 Hijriah yang tinggal menghitung hari.
“Ini kegiatan rutin yang kita laksanakan setiap tahun menjelang bulan Ramadan,” ujar Kuryana didampingi Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari.
Setelah berkeliling pasar, Kuryana menilai stok dan harga pangan masih relatif stabil. Yang terpantau mengalami kenaikan harga cukup signifikan yaitu bawang merah dan bawang putih.
“Banyak faktor yang menyebabkan kenaikan harga bawang, salah satunya musim yang tidak stabil, sehingga bawang menjadi gagal panen. Sedangkan jelang bulan puasa permintaan meningkat,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan harga, lanjut Kuryana, Pemkab dan Bulog OKU telah bekerjasama untuk mengambil berbagai kebijakan strategis. “Kalau dari Pemkab OKU, kita telah membuka pasar murah untuk masyarakat. Jika harga masih tetap melonjak maka kita akan turun untuk operasi pasar bersama Bulog,” tuturnya.
Selain itu, mengantisipasi lonjakan harga bawang, Pemkab OKU melalui Dinas Pertanian OKU juga telah menyiapkan bawang merah siap panen yang dibudidayakan di Merbau dan Rantau Kumpai.
“Ada beberapa hektare pertengahan bulan ini panen, Insya Allah itu bisa mencukupi kebutuhan masyarakat OKU dan menstabilkan harga bawang,” tukasnya.
Sementara itu, Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari menambahkan, meskipun saat ini belum ditemukan adanya indikasi penimbunan pangan di OKU, namun Polres OKU bersama Pemkab OKU telah membentuk tim terpadu pengendali pangan untuk mengantisipasi terjadinya penimbunan stok pangan. Setiap hari anggota Sat Intelkam Polres OKU berkoordinasi dengan tim terpadu melakukan pemeriksaan ke lapangan.
“Kalau terjadi dan ditemukan adanya penimbunan maka akan kita proses secara hukum,” tegas Kapolres.
Tak hanya menyambangi pasar tradisional, Bupati bersama Kapolres beserta rombongan juga mendatangi sejumlah minimarket yang beroperasi di Bumi Sebimbing Sekundang. Hal ini untuk memastikan tak ada permainan harga serta barang yang sudah kedaluwarsa masih dipasarkan. (gus)
















