SEKAYU, fornews.co – Ketua TP PKK Kabupaten Musi Banyuasin Thia Yufada Dodi Reza melaunching Pasar Tani Kelompok Wanita Tani (KWT) di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan Muba, Rabu (2/12). Pada kegiatan ini dipasarkan berbagai hasil pertanian dalam kondisi segar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba Ali Badri mengatakan, pelaksanaan Pasar Tani KWT dapat memberikan keuntungan kepada petani lokal guna memasarkan hasil produksinya. Selain memberikan keuntungan bagi KWT dan petani, pelaksanaan pasar tani itu juga menguntungkan para konsumen atau pembeli karena dapat membeli hasil pertanian dalam kondisi segar. KWT juga dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan sebaliknya masyarakat bisa mendapatkan hasil pertanian yang masih fresh dan produk yang dipasarkan harus bebas pestisida setidaknya dua minggu sebelum panen.
“Pelaksanaan Pasar Tani KWT di Gedung Pasar Mitra Tani ini akan kami laksanakan secara terus-menerus setiap minggunya. Produksi yang dipasarkan KWT selain produk pertanian juga produk pangan olahan,” ujar Ali Badri.
Menurut Ali Badri, kegiatan ini juga dalam rangka mendukung program Pemkab Muba mengurangi angka kemiskinan dan intervensi stunting, dengan pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan pangan lestari atau Pemanfaatan Pekarangan Lestari. Kegiatan ini memanfaatkan lahan tidur dan lahan kosong yang tidak produktif dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga serta meningkatkan pendapatan keluarga.
“Saat ini jumlah Kelompok Wanita Tani yang dibina Dinas Ketahanan Pangan bersama Dengan TP PKK Kabupaten, Dharma Wanita Persatuan TP PKK Kecamatan, dan TP PKK Desa, berjumlah 51 KWT dengan 41 dari dana APBD dan 10 KWT dari dana APBN, tersebar di 50 desa dan kelurahan,” terangnya.
Ali Badri menyampaikan, pada tahun anggaran 2021 akan dibentuk KWT tahap penumbuhan melalui dana APBD Kabupaten sebanyak 63 KWT dan dana APBN 12 KWT.
“Insyaallah pada tahun 2022 seluruh desa dan kelurahan dalam Kabupaten Muba sudah ada Kelompok Wanita Tani yang melaksanakan kegiatan pemanfaatan pekarangan,” tuturnya.
Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza mengapresiasi Pasar Tani KWT ini. Menurut Thia, ibu-ibu yang tergabung dalam KWT harus terus bersemangat untuk memanfaatkan pekarangan untuk menanam berbagai tanaman produktif dan Pemkab Muba akan terus mendukung kegiatan Pasar Tani.
“Tujuannya agar masyarakat terbiasa memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, kemudian (kalau ada kelebihan) bisa menjadi sumber pendapatan lain,” ujarnya.
Thia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan Pasar Tani yang telah dibuka tersebut, karena dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, disamping sebagai sumber pendapatan rumah tangga, juga dapat memenuhi kebutuhan gizi.
“Ini merupakan sebuah inovasi, membentuk sebuah sistem dari pemanfaatan pekarangan rumah yang hasilnya dapat tersalurkan dengan baik,” tukasnya. (ije)
















