
PALEMBANG-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sumsel membuka posko bantuan untuk korban bencana alam, di wilayah Pidie Jaya, Nangroe Aceh Darussalam (NAD).
Bendahara DPD PDIP Sumsel Yudha Rinaldi mengungkapkan, sebenarnya terkait bantuan bencana gempa bumi di wilayah Pidie Jaya, memang sudah ada instruksikan dari DPP PIDP. Kemudian dibarengi inisiatif dari masing-masing DPC, untuk melakukan penggalangan bantuan. “Bantuan ini sifatnya bukan hanya dari struktur partai, masyarakat Sumsel yang ingin ikut menyumbang pun bisa menyalurkan bantuannya ke DPD PDIP Sumsel. Namun untuk internal semua sudah di informasikan lewat surat,” ujarnya, kepada wartawan di Sekretariat DPD PDIP Sumsel, Jumat (09/12).
Yudha melanjutkan, untuk bantuan yang datang dari simpatisan dan masyarakat pihaknya tidak membatasi dalam bentuk apapun, semua diterima. Namun untuk kalangan internal partai, pihaknya sudah berdiskusi dengan Ketua DDP PDIP Sumsel dan kawan kawan lain, untuk bantuan internal lebih praktis berupa nominal uang.
“Mengapa akhirnya kami minta bantuan yang akan disumbangkan kawan-kawan dari internal PDIP sebaiknya berupa nominal. Takutnya nanti, bantuan yang kita serahkan sudah banyak di lokasi. Jadi, nanti kita akan lihat apa yang diperlukan korban gempa, baru kita langsung bantu atau alokasikan. Intinya sesuai kebutuhan,” katanya, didampingi Wakabid Kaderisasi Susanto Azis dan Wakabid Informasi dan komunikasi DPD PDIP Sumsel Tun Teja.
Bantuan yang baru dibuka satu hari ini, ungkap Yudha, yang responnya cepat memang dari DPC dan legialatif, sedangkan dari kepala daerah yang berasal dari PDIP masih menunggu. “Kalau untuk medis dari Sumsel belum ada, tapi kalau dari DPP sudah ada. Kalau satu hingga dua hari ini masuk bantuan dari daerah, maka kita berangkat. Karena tak baik juga menunggu lebih lama. Makanya, mengapa kami pilih bantuan berupa nominal, karena lebih efektif, bisa di belanjakan di dekat lokasi,” ungkapnya.
Sementara, Wakabid Informasi dan komunikasi DPD PDIP Sumsel Tun Teja menambahkan, DPP PDIP juga sudah mengirimkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), yang memang tenaganya sudah terlatih untuk hal-hal seperti ini. “Tapi dari DPD PDIP Sumsel akan berkoordinasi dengan DPP, apakah memang perlu tim Baguna Sumsel ikut menuju ke Pidie,” tutupnya.(tul)
















