PALEMBANG, fornews.co – Pemkab Musi Banyuasin mendapatkan donasi satu set Independent Energy Health Center Based on Solar Energy dan bantuan lainnya untuk penanganan Covid-19 dari salah satu perusahaan alat kesehatan asal Jerman, Solarkiosk Solution, dengan Swiss Re Foundation sebagai donatur. Bantuan ini diperoleh Muba atas komitmen yang maksimal dalam pelayanan kesehatan serta penanganan Covid-19 hingga ke tingkat Puskesmas.
“Alat ini adalah suatu alat lengkap pelayanan kesehatan yang menggunakan energi terbarukan yakni energi matahari (solar cell),” ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex, Rabu (24/3/2021).
Dodi menerangkan, dalam bantuan alat kesehatan ini ada laboratorium untuk tes Covid-19.
“Akan ada juga 3.840 unit clinitest Rapid Tes Antigen dengan akurasi 97 persen. Energy Health Center Based on Solar Energy nantinya digunakan untuk kebutuhan operasional pelayanan kesehatan di Kabupaten Muba,” katanya.
Dengan adanya kolaborasi ini, lanjut Dodi, untuk pertama kalinya ada sebuah pusat kesehatan yang menggunakan tenaga surya dan sistemnya juga smart. Ini merupakan sebuah alat unik dengan tujuan menyelamatkan kehidupan masyarakat dari pandemi, juga sebuah konsep dari pusat kesehatan masyarakat yang ramah lingkungan dan berbasis teknologi mutakhir.
“Saya dan warga Muba berterima kasih atas bantuan tersebut,” ucap Dodi.
Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah mengatakan, bantuan berupa satu set Independent Energy Health Center Based on Solar Energy sangat bermanfaat untuk operasional Puskesmas serta dalam upaya penanganan Covid-19.
“Alat ini sangat bermanfaat guna menunjang operasional Puskesmas di Muba, apalagi satu set alat kesehatan ini menggunakan energi terbarukan, dan di Indonesia hanya Kabupaten Muba dan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang mendapatkan alat ini,” terang Azmi.
Menurut Azmi, estimasi conditioning ke Muba dan Tulang Bawang Barat alat tersebut akan mulai dibawa pada akhir Mei 2021.
“Bulan April nanti fondasi sudah akan terpasang,” ujarnya.
CEO Solarkiosk Solution, Thomas Reiger menjelaskan, pusat kesehatan tenaga surya akan berada di dalam kios tenaga surya bergerak (E-HUBB) dan kanopi terpasang dengan panjang total 7 meter.
“Ini diimplementasikan pada pelat beton yang kokoh dan dilengkapi dengan panel surya 2 Kwp dan sistem surya BOS dengan kapasitas baterai 4,8 kWh untuk pengoperasian malam hari,” terangnya. (ije)

















