SEKAYU, fornews.co – Pemkab Musi Banyuasin (Muba) akan membangun Museum dan Rumah Gambo di Kota Sekayu. Rencananya bangunan tersebut akan menggunakan lahan seluas 7,866 hektare di samping kantor Dinas PU Perkim Kabupaten Muba.
“Rencana pembangunan Museum dan Rumah Gambo ini diinisiasi Pak Bupati Dodi Reza Alex. Nantinya museum dimanfaatkan untuk mengumpulkan benda-benda peninggalan yang bernilai sejarah. Rencananya pembangunan tempat penyimpanan benda-benda bersejarah di pusat Kota Sekayu sebab lokasi tersebut sangat strategis,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Muba H Apriyadi pada Rapat Rencana Pembangunan Museum dan Rumah Gambo bertempat di Ruang Rapat Randik, Rabu (06/11).
“Sementara pembangunan Rumah Gambo bertujuan sebagai tempat wisata atau pusat pengolahan produk unggulan Kabupaten Muba yaitu Gambo Muba,” imbuhnya.
Apriyadi menjelaskan, tahun ini rencana pembangunan masuk tahapan rancang detailed engineering design (DED), dan tahun depan akan mulai dibangun.
“Saya minta agar pihak konsultan lebih mematangkan lagi konsep desain gedung yang akan dibangun. Selain itu juga agar BPKAD Bidang Aset dapat menyelesaikan terkait pembebasan dan penertiban lahan di lokasi yang akan dibangun tersebut,” tukas Sekda.
Sementara itu, Ahmad Rizal Lutfi dari Konsultan Pembangunan Museum dan Rumah Gambo menjelaskan, gedung museum akan dibangun dengan mengadopsi ciri khas buah asli Muba yaitu Remanas. Buah Remanas sendiri merupakan buah tanaman hutan sejenis rambutan tapi tidak berambut. Selain itu, akan dibangun pula patung Ikan Kecublang Emas, yang merupakan ikan khas Muba.
“Selanjutnya untuk Rumah Gambo juga akan dibangun berdekatan dengan Museum tersebut. Adapun rincian isi bangunan terdiri dari dua lantai, akan ada area terbuka di atas untuk tanaman bibit pohon Gambir, kemudian ada juga area penjumputan, area pameran, dan display semacam pengenalan cerita awal proses bagaimana getah gambir bisa menjadi pewarna alami untuk sebuah produk Gambo Muba yang begitu indah,” bebernya. (ije)
















