PALEMBANG, fornews.co – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mengupayakan pemerataan pembangunan di bidang infrastruktur di tahun 2021. Hal ini diketahui dari rapat koordinasi dengan Pemerintah Kota Palembang di hari pertama kerja ASN, Senin (4/1/2021).
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, pemerataan pembangunan infrastruktur yang menjadi kewajiban provinsi ini memang diawali di Kota Palembang, sebagai ibu kota provinsi. Tapi ia menegaskan, di tahun 2021 ini Pemprov Sumsel juga akan fokus pada pembangunan di kabupaten/kota di Sumsel.
“Fokus kita bukan hanya jalan, jembatan, tetapi termasuk juga infrastruktur lainnya, seperti irigasi termasuk juga kolam retensi dan penataan pemukiman. Jadi pertemuan ini sangat tepat, kita langsung eksekusi beberapa permasalahan yang timbul,” kata HD.
Bahkan, untuk pembangunan infrastruktur yang sifatnya non program juga akan disiapkan. Seperti ada usulan yang mendadak, misalnya terjadi bencana banjir dan sejenisnya. Termasuk jalan yang berlubang, masyarakat bisa kontak langsung sentral yang akan mendistribusikan persoalan tersebut. Mengenai penganggaran dananya tidak hanya semata menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) maupun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Itu ada namanya program dan bujet, tapi kadang-kadang ada kegiatan yang tidak termasuk ke dalam budgeting. Mengingat kondisi keuangan yang belum memenuhi, oleh sebab itu kita harus kolaborasi,” ujarnya.
Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, pada tahun 2021 terdapat sekitar 95 ruas jalan di Kota Palembang dan persoalan kebersihan, yang telah dimuat dalam rencana program kerja.
Permasalahan tersebut telah dikoordinasikan dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V dan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatra VIII. Terlebih menjelang event internasional Piala Dunia U20 2023 mendatang.
Sementara untuk prosesnya, menurut Harnojoyo, tidak bisa sepenuhnya mengandalkan APBD Palembang. Sedangkan soal pendanaan akan berkolaborasi menggunakan alokasi APBN. Terutama untuk percepatan pembangunan jalan-jalan negara yang ada di Kota Palembang semua akan menggunakan APBN.
“Beruntung, kami didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi untuk pembangunan infrastruktur di Kota Palembang,” ucapnya. (yas)
















