PALEMBANG, fornews.co – Bermain imbang di babak pertama membuat kedua tim agresif sejak babak kedua dimulai. Permainan keras pun tak terhindarkan.
Sama-sama mengejar kemenangan membuat pemain kedua tim bekerja keras memburu gol. Namun rapatnya barisan pertahanan membuat peluang yang dikreasikan pemain kedua kubu tak kunjung berbuah gol tambahan.
Menit 58, pendukung Sriwijaya FC sempat dibuat terdiam setelah wasit Rihendra Purba menunjuk titik putih setelah Yuu Hyun-koo dinilai melakukan pelanggaran di kotak penalti. Bahkan Yuu yang menjatuhkan pemain Persebaya diganjar kartu kuning. Pemain SFC pun memprotes keputusan wasit karena menganggap apa yang dilakukan Yuu dalam kondisi fifty fifty perebutan bola. Namun wasit tetap pada keputusannya.
David Da Silva yang maju sebagai eksekutor pun memburu gol untuk memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga 1 2018. Namun striker asal Brasil itu gagal menjalankan tugasnya dengan baik. Bola sepakan Da Silva melebar ke sisi kiri gawang Teja Paku Alam. Kedudukan pun tak berubah tetap 1-1.
Usai penalti yang gagal itu, SFC seakan mendapat angin kedua. Beto yang memimpin serangan beberapa kali mendapat peluang namun gagal mengkonversi menjadi gol. Puncaknya di detik-detik terakhir pertandingan, Persebaya yang gagal memanfaatkan situasi set piece berhasil dikejutkan dengan serangan balik cepat SFC. Adam Alis yang berlari cepat menembus zona pertahanan Persebaya membuat situasi 2 lawan 1. Melihat posisi Beto yang lebih terbuka, Adam pun mengumpan bola ke arah striker naturalisasi tersebut. Sayangnya, Beto tak mampu menguasai bola dengan baik dan bola pun ditahan bek Persebaya yang sekaligus menutup laga pekan kelima ini dengan hasil imbang.
Dengan hasil ini Persebaya Surabaya turun ke peringkat 6 dengan 8 poin. Sementara Sriwijaya FC yang mengumpulkan 6 poin masih tertahan di peringkat 10. (ije)

















