
PALEMBANG,fornews.co-Manajemen Sriwijaya FC (SFC) mendatangankan Nur Iskandar untuk mengisi slot di sektor gelandang. Mantan pemain Semen Padang itu menyatakan ada faktor lain, yang menyebabkan berlabuh di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.
“Ya karena faktor Palembang dan Yogyakarta lebih dekat. Istri dan anak saya tinggal di Yogyakarta, jadi kalau mau bertemu dengan mereka, jaraknya tidak terlalu jauh,” ungkapnya, saat ditemui disela-sela latihan di fitness center Jakabaring Sport City, Rabu (01/02).
Jebolan Pemain PON Papua 2006 ini mengungkapkan, sebenarnya dia masih merasakan kenyamanan merumput di Semen Padang. Namun, dia harus mencari klub yang dekat dengan keluarga di Yogyakarta. “Kebetulan Palembang punya pesawat langsung kesana (Yogya) setiap harinya. Itu satu alasan mengapa saya akhirnya memilih SFC,” ungkapnya.
Pemain yang saat bersama Kabau Sirah, julukan Semen Padang, tercatat memberi 10 assist di Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 menjelaskan, tidak jadi masalah jika banyak pihak mencoret nama Laskar Wong Kito dari perburuan titel musim 2017, hanya karena minimnya pemain bintang.
“Tidak juga jadi jaminan satu tim langsung juara, setelah memiliki banyak pemain bintang, begitu juga bila punya banyak pemain muda. Hal yang terpenting bagaimana semua mau bekerja keras dalam setiap pertandingan,” tegasnya.
Nur Iskandar sendiri mungkin akan diproyeksikan pelatih untuk mengisi pos gelandang bertahan. Karena, penetrasi dan daya eksplorasi pemain berdarah Papua itu sangat tinggi. (bay)

















