YOGYAKARTA, fornews.co–Jangan kaget jika Selasa Wage pedagang kaki lima di Malioboro tidak berjualan. Bahkan Malioboro lengang dari kendaraan.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono mengatakan, uji coba semi pedestrian Malioboro bukan mematikan hotel apalagi pedagang kaki lima.
“Jangan berpikir hal ini mematikan aktivitas hotel maupun PKL,” kata Raja Jogja, Sri Sultan HB X.
Malioboro justru menjadi nyaman, tambah Sri Sultan, semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.
Gubernur DIY, Sri Sultan berharap, setiap desa di Kabupaten dapat tampil di Malioboro tidak hanya sebatas pertunjukan. Malioboro bisa menjadi ruang pertunjukan dan pameran karya seni bagi para seniman.
“Selasa Wage, Malioboro bisa diisi dengan kegiatan seni budaya,” tegas Sri Sultan.
“Selasa Wage tidak sekadar kosong dari pedagang kaki lima, tetapi bagaimana juga ada performance, bahwa Yogya ini setiap hari ada aktivitas budaya.”
Jika aktivitas budaya di Malioboro bisa berjalan, maka Yogyakarta terutama Malioboro akan selalu ramai dikunjungi wisatawan.
“Ramainya Jogja tidak hanya akhir pekan.”
Uji coba semi pedestrian Malioboro sudah dimulai dilaksanakan pada Selasa (18/06/2017) kemarin. Sejak pukul 06.00 WiIB hingga pukul 21.00 WIB kendaraan roda dua dan empat dilarang melintas di kawasan Malioboro. (adam)
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja
















