PALEMBANG, fornews.co – Penyelenggaraan Asian Games 2018 di komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang mengusung konsep Green Area Smart City. Kawasan JSC harus terbebas dari kendaraan yang menggunakan bahan bakar fosil seperti kendaraan bermotor. Namun, konsep tersebut tercoreng dengan masih banyaknya motor berseliweran di dalamnya.
Sebagaimana diketahui, dari konsep tersebut, angkutan yang hanya diperbolehkan masuk di kawasan JSC adalah kendaraan yang menggunakan energi batre, listrik, hidrogen. Misalnya hydrogen car, golf car dan bus yang sudah dimodifikasi bahan bakarnya menggunakan bio fuel.
Kemudian kendaraan VVIP dan T1 yang punya prioritas karena itu golongan CDM ke atas. Bahkan itu pun sifatnya hanya dropping saat mengantar atau penjemputan saja. Setelah masuk JSC, kendaraannya harus segera ke luar atau ke kantong parkir dan tamunya diantar dengan kendaraan yang tersedia di dalam.
“Nanti akan kita evaluasi, ini evaluasi bagi penyelenggara,” ungkap CDM Indonesia, Syafrudin di sela kunjungannya ke venue voli pantai JSC, Palembang, Selasa (21/8).
Berkaca dari pengalaman Menko Puan Maharani yang pernah mengikuti kontingen Indonesia di olimpiade, Syafrudin menyampaikan, bagaimana rasanya penyelenggaraan olimpiade di negara lain.
“Begini ya, saya sudah 15 tahun mengikuti event olahraga internasional, saya bukan kelewat kebanggaan, tapi penyelenggaran ini jauh lebih baguslah. Kita ini jangan pesimistis, optimistislah, harus jauh lebih baik, lebih lagi, apalagi di Palembang ini, lancar di mana-mana,” ungkapnya.
Sementara itu, Puan Maharani menambahkan, dalam event besar semacam ini, kemudian ada satu hal yang secara teknis di lapangan tidak sempurna, tentunya masih bisa diperbaiki secara bersama-sama.
“Ya, namanya juga mengakomodir orang banyak, bayangkan atlet dan ofisial datang ke Palembang ini 17.240, yang mana semua harus kita akomodir. Belum lagi tamu-tamu yang ada, belum lagi masyarakat Indonesia dan lain-lain. Jadi kalau cuma ada masalah sedikit di lapangan, kita perbaiki, kita evaluasi,” tuturnya.
“Tapi kita optimislah, ini media juga harus bantu optimis dong, memberitahu, untuk kritik boleh, tapi kita ini tuan rumah, jadi harus sama-sama membantu menyukseskan Asian Games ini,” imbuhnya. (bas)

















